Ads (728x90)

Teknik-teknik Membangkitkan Percaya Diri

http://addimaky.files.wordpress.com/2011/01/percaya-diri.jpg

1. Berani menerima tanggung jawab.

Salah satu kunci untuk menumbuhkan rasa percaya diri yaitu berani menerima resiko dampak atau akibat yang akan terjadi. Gerald Kushel, Ed.D., direktur The Institute of Effective Thinking , pernah mengadakan penelitian terhadap sejumlah manajer. Dari penelitian tersebut, Kushel menyimpulkan bahwa ia menemukan sifat terpenting yang dimiliki oleh hampir semua manajer yang memiliki kinerja tinggi.

Dan sifat tersebut adalah rasa tanggung jawab yang mendorong mereka untuk tampil “sempurna” tanpa peduli pada hambatan apapun yang menghadangnya. Sebaliknya, manajer yang berkinerja buruk dan gagal mencapai kapasitas maksimumnya cenderung melimpahkan kesalahannya pada siapa saja.

2. Kembangkan nilai positif.
Jalan menuju kepercayaan diri akan semakin cepat manakala kita mengembangkan nilai-nilai positif pada diri sendiri. Menurut psikolog Robert Anthony, PhD., salah satu cara untuk mengembangkan nilai-nilai positif adalah dengan menghilangkan ungkapan-ungkapan yang mematikan dan menggantinya dengan ungkapan-ungkapan kreatif. Dia menganjurkan membuat peralihan bahasa yang sederhana tapi efektif dari pernyataan negatif ke pernyataan positif. Misalnya, mengganti kata, “Saya tidak bisa,” menjadi, “Saya bisa!”

3. Bacalah potensi diri.
Segeralah lacak, gali, dan eksplorasi potensi sukses yang ada pada diri kita. Misalnya dengan bertanya kepada orang-orang terdekat. Termasuk juga mengikuti psikotes dan mendatangi para ahli seperti psikiater, dokter bahkan kiai untuk melacak potensi kita. Karena bisa jadi sangat banyak potensi yang kita miliki tanpa kita sadari, sehingga tidak berhasil kita gali.

4. Berani mengambil risiko.
Keberanian dalam mengambil risiko ini penting, sebab daripada menyerah pada rasa takut alangkah lebih baik belajar mengambil risiko yang masuk akal. Cobalah menerima tantangan, kendati terasa menakutkan atau menciutkan hati. Cari dukungan sebanyak mungkin.

Dengan melakukan hal ini, kita akan mendapat banyak peluang yang tak ternilai harganya. Namun jangan lupa, ketika mencoba sesuatu kita harus siap dengan hasil yang sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan.

Kalau hasilnya tak sesuai dengan keinginan, bisa jadi itulah yang terbaik menurut Allah Azza wa Jalla . Kalau kita sudah mencoba, maka niatnya saja sudah menjadi amal. Orang yang gagal adalah orang yang tak pernah berani mencoba. Bukankah menaiki anak tangga kelima puluh harus diawali dengan tangga pertama?

5. Tolaklah saran negatif.
Bisa jadi, tidak semua orang di sekitar kita memberikan dorongan, dukungan, dan bersikap positif pada kita. Sebagian dari orang yang ada di sekitar kita mungkin berpikiran negatif. Hal inilah yang tak jarang malah melunturkan rasa percaya diri kita dengan mempertanyakan kemampuan, pengalaman, dan aspirasi-aspirasi kita.

Dengan demikian, mungkin ada baiknya jika kita sedikit mengambil jarak dengan sebijak mungkin bila ada pihak-pihak yang mencoba melunturkan kepercayaan diri kita.

6. Ikuti saran positif.
Rasa percaya diri merupakan sifat “menular”. Artinya, jika kita dikelilingi oleh orang-orang yang memiliki cara pandang positif, bersemangat, optimis, dsb, maka kita memiliki kecenderungan untuk meniru sifat tersebut.

Karena itu, carilah lingkungan yang bisa memotivasi kita untuk sukses. Kita harus mulai senang bergaul dengan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk bangkit. Bergaul dengan orang-orang yang percaya diri akan berbeda dibandingkan bergaul dengan orang-orang yang gagal. Sebab bergaul dengan orang-orang yang percaya diri, Insya Allah semangatnya akan menular kepada diri kita.

7. Jadikan keresahan sebagai kawan.
Banyak peristiwa atau saat-saat dalam kehidupan yang dapat membuat kita mengalami rasa cemas atau gelisah. Akibatnya, kita mengalami krisis percaya diri. Saat itulah kita harus mulai mengingatkan diri sendiri bahwa rasa cemas dan gelisah merupakan kawan. Tingkatkan energi, tajamkan kecerdasan, tinggikan kewaspadaan, dan kembangkan pancaindera. Daripada menyia-nyiakan energi untuk kecemasan yang sia-sia, lebih baik menghadapi tantangan itu secara tegas dan efektif.

Sesudah perhitungan kita matang, selanjutnya kepercayaan diri akan bertambah dengan memperkokoh ibadah dan doa, karena doa dan ibadah dapat mengundang pertolongan Allah. Semakin kokoh ibadah kita, shalat kita, makin kuat doa-doa kita, dan keyakinan kita dengan pertolongan Allah, maka itu bisa meningkatkan percaya diri.
Kita harus benar-benar menyadari bahwa Allah menciptakan kita benar-benar dengan perhitungan dan pertimbangan Yang Mahacermat. Seperti di firmankan Allah SWT dalam Quran surat at-Tiin ayat 4, ” La qad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim ” (Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya)
*****

Selalu Semangat dan Berpikir Positif

Gak tiap hari kita merasa semangat dalam menjalani aktifitas sehari-hari, ada kalanya kita merasa semangat kita turun atau berpikiran negatif tentang suatu hal. Supaya hidup kita penuh semangat dan selalu berpikiran positif, saya coba untuk memberikan tips, yaitu :
  1. Tersenyum, itu salah satu pembangkit semangat yang mujarab. Berusahalah untuk membagi satu senyuman yang tulus dan ikhlas kepada orang lain. Dengan membagi kebahagiaan kepada orang lain, maka kita pun akan merasakan kebahagiaan itu.
  2. Baca kata-kata mutiara atau kata-kata bijak yang sesuai dengan hati, yang bisa membangkitkan semangat.
  3. Selalu bersyukur kepada Allah SWT, jangan pernah lihat ke atas, tetapi sering-sering lah melihat ke bawah, masih banyak teman-teman di luar sana yang lebih kurang dari kita.
  4. Bertemulah teman/orang yang bisa membawa aura positif atau membuat kita menjadi semangat. Bisa siapa aja, misalnya teman yang ceria, yang lucu, atau bisa juga orang yang dekat dengan kita.
  5. Jika kita sudah dihinggapi pikiran negatif , maka jauhi kata ”tidak bisa”, ”malas”, ”tidak bersemangat”, ”lagi gak mood”. Ucapkan kata yang membuat semangat misalnya ”saya bisa”, ”saya harus semangat” dan lain-lain.
*****

Menghilangkan Rasa Malas

Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Rasa malas sejatinya merupakan sejenis penyakit mental. Mengapa disebut penyakit mental? Disebut demikian karena akibat buruk dari rasa malas memang sangat merugikan. Siapa pun yang dihinggapi rasa malas akan kacau kinerjanya dan ini jelas-jelas sangat merugikan.

Gimana nih caranya menghilangkan malas. Tipsnya antara lain:
  1. Mempunyai Target, jika kita punya target yang jelas, maka motivasi dalam diri akan meningkat karena kita pasti ingin target kita tercapai. Butuh niat dan komitmen yang kuat.
  2. Meningkatkan Keterampilan, Kita juga perlu sekali mengasah kemampuan atau ketrampilan-ketrampilan supaya langkah-langkah dalam memenuhi target yang ditetapkan itu.
  3. Melakukan Hobi, Jika malas mulai menyerang alangkah baiknya jika kita lawan dengan melakukan hobi kita, asalkan jangan hobi yang membuat rasa malas itu bertambah misalnya makan dan tidur. Lakukan hobi yang ada aktifitasnya misalnya masak, berkebun, olahraga dan lain-lain. Yang jelas badan kita mesti gerak.
  4. Cari Lingkungan yang Baik, Jika kita berada pada lingkungan yang baik, maka energi yang mengelilingi kita pun adalah energi yang positif. Hingga kita akan terus memacu diri untuk terus berprestasi dan tidak akan terpikir untuk bermalas-malasan.
*****

Tips Mengatasi “Bad Mood”

Tips ini aku dapat dari Kompas, tips untuk menghalau “bad mood” yang mengganggu produktivitas dan kreativitas kita.

1. Olahraga

DENGAN melakukan gerakan-gerakan olahraga hingga berkeringat, zat endorphine akan dikeluarkan oleh tubuh. Pengeluaran zat kimia alami tubuh ini membuat tubuh merasa nyaman karena zat ini tergolong zat yang bersahabat buat otak dan juga dapat menghilangkan rasa sakit. Itulah kenapa orang yang senang olahraga selalu keliatan fit dan happy.

2. Tertawa
Terapi tertawa untuk mengurangi stres sudah banyak dilakukan orang. Tertawa 5-10 menit bisa merangsang pengeluaran endorphine dan serotonin, yaitu sejenis morfin alami tubuh dan juga metanonin. Ketiga zat ini merupakan zat yang baik buat otak. Kalau tubuh dirangsang untuk mengeluarkan zat-zat ini kita akan merasa lebih tenang.

Kendalanya, tertawa untuk alasan yang tidak lucu dan sendirian kadang susah dilakukan. Tetapi tidak berarti sendirian tidak bisa. Jika memang tidak ada obyek yang bisa membuat kita tertawa, paksakanlah untuk tertawa. Ambil cermin, lihat diri sendiri dan tertawalah. Tidak perlu berpikir bahwa kita sedang melakukan hal konyol. Katakan bahwa kita sedang mengendalikan perasaan tidak enak dalam diri kita. Orang bijak bilang “orang yang sehat adalah orang yang mampu menertawai dirinya sendiri.”

3. Relaksasi

Relaksasi banyak macamnya. Ada yang membayangkan suasana pantai yang indah dengan empasan ombak dan embusan angin menerpa wajah. Atau membayangkan suasana pegunungan yang hijau asri dengan bunyi air terjun yang menerpa batu-batu. Atau membayangkan apa saja yang kita sukai.

Ada juga relaksasi otot, yaitu dengan menegangkan dan mengendurkan otot-otot. Coba tegangkan otot-otot di tubuh kita, rasakan otot yang menegang itu. Lalu kendurkan perlahan-lahan. Rasakan bedanya ketika dalam keadaan tegang dan kendur. Misalnya, kepalkan telapak tangan kuat-kuat selama setengah menit, rasakan ketegangannya. Lalu lepas pelan-pelan, dan rasakan. Lakukan untuk bagian-bagian tubuh yang lain biar semuanya terasa lebih rileks.

4. Latihan pernapasan

Cobalah tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Rasakan perjalanan udara di dalam tubuh kita. Tahan sebentar lalu keluarkan perlahan-lahan lewat mulut. Ambillah posisi serileks mungkin. Kuncinya, sadarilah setiap perjalanan udara di tubuh kita saat masuk maupun saat keluar. Saat marah pun lakukanlah latihan ini, biar kita enggak terbawa emosi. Ini bisa juga dilakukan untuk mengurangi nervous.

5. Menangis

Menangis, salah satu cara mengurangi ketegangan. Dengan menangis, zat-zat yang enggak baik buat otak seperti adrenalin yang menyebabkan ketegangan dan kecemasan bisa berkurang karena ikut keluar bersama air mata sehingga kita akan merasa baikan.

6. Berendam di air

Berendam di air membuat tubuh kita rileks karena aliran darah diperlancar. Rasakan dan nikmati sentuhan air yang menyelimuti seluruh permukaan tubuh. Lupakan pikiran-pikiran yang bikin kita bete, fokuskan ke air yang menyentuh kulit kita. Bisa juga ditambahkan bunga-bunga yang wangi biar sekaligus jadi aroma terapi.

7. Berpikir positif

Perasaan-perasaan negatif umumnya berasal dari pikiran negatif. Apa yang kita pikirkan akan memengaruhi perasaan kita. Maka, untuk mengubah perasaan-perasaan negatif itu kita bisa melakukannya dengan mengubah isi pikiran kita. Pikiran-pikiran negatif digeser ke pikiran yang positif. Misalnya dengan mengingat hal-hal yang menyenangkan. Bisa juga dengan mengingat impian-impian atau cita-cita kita. Tanamkan di hati dan pikiran bahwa untuk meraih cita-cita itu dibutuhkan semangat.

8. Curhat

Pergilah ke salah satu teman dan berceritalah. Dengan bercerita, beban kita akan terkurangi. Pilihlah orang yang benar-benar bisa kita percayai dan bisa mendengarkan sehingga kita merasa aman untuk bercerita. Ceritakan apa yang membuat kita bad mood.

9. Lakukan hobi

Kreativitas itu muncul kalau kita dalam keadaan rileks. Hobi juga bikin kita rileks. Kalau kita bisa gitaran, ambil gitar dan mainkanlah. Bernyanyilah sesuka hati. Kalau senang ngutak-atik, carilah barang-barang yang rusak di rumah lalu perbaiki. Nah, bermanfaat kan?

10. Menulis

Cobalah menuliskan semua yang kita rasakan. Identifikasi emosi-emosi yang kita rasakan. Tulis semuanya dengan bebas. Enggak perlu mikir, yang penting tulis. Biarkan tangan kita jadi pelampiasan kekesalan, kesedihan, atau kesepian kita. Ini tidak hanya membantu mengeluarkan apa yang kita rasakan, tapi juga membantu mengenali diri sendiri.

11. Tidur

Tidur bisa juga dijadikan terapi untuk mengurangi kemarahan dan kesedihan. Perasaan-perasaan negatif kadang muncul dari pikiran-pikiran kita yang cenderung memandang persoalan dari sisi negatif. Sehingga otak menjadi tegang dan emosi terganggu. Dengan tidur, kita memberikan kesempatan pada otak untuk rileks. Pikiran negatif akan terlupakan. Ketika bangun biasanya pikiran kita jadi berbeda dari sebelumnya.

Dari beberapa tips di atas, kita bisa coba semuanya lalu tentukan mana yang lebih efektif buat kita. Dengan begitu kita tidak akan lagi dikuasai oleh emosi-emosi negatif sehingga kita tidak perlu bad mood lama-lama.
*****

Tips Supaya Rajin Menabung

Menabung itu susah susah gampang, aku termasuk orang yang boros, susah banget untuk menabung, tetapi akhirnya aku bisa memaksa diri aku untuk menabung. Menurut pengalamanku tipsnya adalah :

1. Pahami betul manfaat dari menabung. Kehidupan kita tidak selalu berada di atas, terkadang tanpa disangka-sangka kita memerlukan biaya yang cukup besar, misalnya karena harus masuk rumah sakit, kena PHK, apalagi bagi yang sedah berkeluarga pasti lebih banyak lagi biaya tidak terduganya. Jika kita tidak punya tabungan, tentu akan panik dan bingung dari mana biaya semua itu harus dibayar. Setidaknya jika punya sedikit tabungan, hati kita lebih tenang.

2. Niat yang kuat. Kalau tidak ada niat yang kuat, seringkali kita tergoda dengan sifat konsumtif. Pengen beli ini itu, ada saja alasan untuk membeli barang yang kita inginkan.

3. Bedakan keinginan dan kebutuhan. Jika sifat konsumtif sudah mulai menggoda, tanyakan pada hati nurani kita, yang kita inginkan itu kebutuhan atau keinginan. Menurut Ahmad Gozali:
Kebutuhan adalah sesuatu yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada, karena tanpa itu hidup kita menjadi tidak sejahtera atau setidaknya kurang sejahtera.

Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.

4. Konsistensi, lebih baik sedikit-sedikit namun terencana daripada sekali tabung banyak, lalu berhenti, lalu langsung diambil banyak.

5. Kontrol diri yang ketat. Kalau ingin menabung dengan baik kita harus bisa hemat. Harus tegas terhadap pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu, terutama pada diri sendiri.

Mudah-mudahan dengan tips diatas bisa membantu teman-teman lagi lagi ingin menabung. Atau ada yang mau menambahkan tips yang lainnya ?

***** Sumber *****

Posting Komentar

Blogger