Ads (728x90)



AROMA tak sedap mulut, ketiak, atau kelamin memang mengganggu. Dalam merawat ketiga bagian tubuh itu, memang dibutuhkan ekstra perhatian dan waktu. Meski merupakan bau alamai tubuh, orang lain belum tentu senang saat menciumnya. Maka itu, cobalah tips di bawah ini untuk dalam merawat aroma tubuh seperi dikutip dari Shine.com:

1. Napas mulut
Permen manis dan permen karet tidak cocok untuk menumpas bakteri yang mungkin telah melekat bersama makanan dan air liur di bagian belakang lidah. Setidaknya, kunyah permen mint untuk sementara menyingkirkan aroma napas tak sedap. Adapun makan atau minum sajian beralkohol dapat menjadi bumerang karena justru akan mengeringkan mulut sehingga mulut tak miliki saliva yang cukup untuk membersihkan mulut.
http://www.sugeng.web.id/wp-content/uploads/2010/08/Bau-mulut-saat-puasa.jpg
Untuk mengatasinya, sikat lidah atau gunakan alat khusus pembersih lidah. Dalam satu studi New York University, orang-orang yang menggosok gigi dan lidah dua kali sehari selama 60 detik mengalami penurunan 53 persen kandungan senyawa belerang pada napasnya. Cairan penyegar mulut juga bisa membantu melawan bakteri jahat di mulut. Periksa daftar bahan untuk chlorhexidine, klorida cetylpyridinium, laktat seng, atau klorin dioksida.

2. Ketiak
Munculnya aroma tak sedap di ketiak memang wajar terjadi. Faktor stres, makanan, penuaan, dan hormon bisa memicu ledakan populasi bakteri alami pada kulit di ketiak Anda. Cara mengatasinya, cobalah membersihkan ketiak dengan sabun antibakteri dua kali sehari. Kemudian, keringkan dan oleskan deodorant favorit Anda.
http://c2.api.ning.com/files/rCT0Qx5CnqaVOZq7RRge4Dg7MftH*fYahSU6w3pwVvYjVFbTZVw*mTMMUrpgMVe4t2f3bJobikG5Fut4GHvG*Aszz4AN5WZQ/2525614509_3e99ca0a23.jpg
Bila masih bau, coba datangi dokter yang biasanya akan meresepkan antibiotik yang mengandung klindamisin (seperti Cleocin) atau eritromisin (seperti E-Mycin, Erythrocin, atau Ilosone). Batasi konsumsi bawang putih, bawang merah, paprika, cabai, lada hitam, cuka, keju biru, kubis, lobak, ikan asin, dan daging merah.

3. Vagina
Pada perempuan, aroma vagina bisa berubah-ubah secara alami sesuai dengan siklus bulanan. Tapi bau amis yang kuat, terutama setelah Anda bercinta, adalah gejala dari vaginosis bakteri (BV), suatu pertumbuhan berlebih dari bakteri vaginalis gardnerella. Cara mengatasinya, keseimbangan asam-basa alami memengaruhi bakteri vagina.
http://modelindo.files.wordpress.com/2011/02/perawatan-kecantikan-untuk-miss-v.jpg?w=640&h=392&crop=1
Cucilah dengan sabun lembut, bilas dengan baik, dan pakai celana dalam berbahan katun pada siang hari dan bila bisa tidak menggunakan celana dalam saat tidur. Jangan juga terlalu sering memakai skinny jeans ketat dan segera ganti pakaian bila basah atau berkeringat.

(Sumber)

Posting Komentar

Blogger