Trik Kurangi Efek Radiasi Ponsel



Ketika kita membeli ponsel baru, yang biasanya dilakukan yakni men-charge, mengaktifkan, dan langsung saja menggunakannnya. Padahal ada satu poin penting yang dilewatkan ketika membeli ponsel yaitu membaca petunjuk manualnya.

Wacana adanya bahaya potensial dari paparan radiasi ponsel telah diketahui masyarakat umum. Dengan membaca buku manual, kita akan mengetahui lebih jauh bahaya apa saja yang bisa ditimbulkan dan cara meminimalisasinya.

Terlebih, akhir-akhir ini kabar mengenai radiasi ponsel semakin semarak saja. Pada jurnal termutakhir, dalam Journal of the American Medical Association, dikatakan frekuensi radiasi ponsel memengaruhi fungsi otak.

Kita bisa kok meminimalisasi paparan radiasi ponsel, cobalah terapkan langkah di bawah ini seperti dikutip dari Shine.com:
  1. Gunakan headset atau headphone nirkabel (wireless) dengan emitor bluetooth berdaya rendah. 
  2. Usahakan menjauhkan ponsel setidaknya 1 inci/2,5 cm dari tubuh Anda. 
  3. Bila ponsel melekat seharian di tubuh Anda,letakkan dengan layar menghadap ke dalam. Bila tak digunakan sebaiknya taruh di tas atau dompet. 
  4. Bila memungkinkan, gunakan ponsel dalam kondisi sinyal terkuat. Semakin lemah sinyal, semakin banyak frekuensi radio yang digunakan agar bisa terhubung. 
  5. Kirim SMS saja ketimbang menelepon bila memungkinkan. Radiasi SMS lebih rendah ketimbang berbicara. Mengirim SMS juga menjauhkan radiasi dari kepala Anda. 
  6. Beri tahu anak remaja Anda untuk tidak tidur dengan ponsel di bawah bantal atau di samping tempat tidur. 
  7. Jauhkan ponsel dari bayi dan jauh dari perut jika Anda tengah hamil. Otak janin dan bayi paling rentan terhadap radiasi. 
  8. Bacalah petunjuk pengguna untuk mengetahui rincian lebih lanjut dan tindakan pencegahan dari bahaya radiasi.
(Sumber)

Wê-Zëd

"Jam ± 05.00 – 05.30 bangun pagi lalu (biasanya lanjut kegiatan MCK, baru->) sholat shubuh, Jam ± 07.15 – 07.20 waktu berangkat ke kantor, Jam ± 12.15 – 13.30 ISHOMA (Istirahat, Sholat Dzuhur, Makan), Jam ± 15.30 (Sholat Ashar di kantor bila memungkinkan), Jam ± 16.00 – 17.00 (pulang ke rumah lanjut ISHOMA), Jam ± 17.45 – 18.30 (kegitan MCK, lanjut) Sholat Maghrib, selanjutnya santai nonton TV sambil ngemil atau makan lagi, Jam ± 19.30 – 20.00 Sholat Isya’, menyambung nonton TV dan lainnya, sekitar Jam ± 22.00 – 23.30 merebahkan diri untuk tidur dan melanjutkan kehidupan hari berikutnya."

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak