Ads (728x90)

http://1.bp.blogspot.com/_6VpsWuoLlpM/TLy1nCQ8rOI/AAAAAAAAABI/ZBlLvKsd4oo/s1600/jantung-3.jpg

Makanan Kaya Serat Pangkas Resiko Jantung



MEMAKAN makanan yang kaya akan serat merupakan bagian dari gaya hidup sehat yang menyehatkan jantung. Tak hanya orang paruh baya, remaja ataupun orang dewasa semestinya juga sudah memulai memilih makanan berserat.

Penelitian dari Northwestern University Feinberg School of Medicine menemukan bahwa orang dewasa berusia antara 20 dan 59 tahun yang memakan banyak makanan berserat tertinggi memiliki risiko terkena penyakit kardiovaskular jauh lebih rendah selama seumur hidup ketimbang mereka yang makan dengan asupan serat terendah.

Untuk mendapatkan hasil itu, Hongyan Ning, penulis utama dan seorang analis statistik di Departemen Obat-obatan Pencegah di Feinberg memeriksa data dari survei Kesehatan dan Gizi Nasional yang melibatkan sekitar 11 ribu orang dewasa.

Ning memasukkan faktor pola makan, tekanan darah, kolesterol total, status merokok, dan riwayat diabetes pada peserta survey. Kemudian ia menggunakan rumus untuk memprediksi risiko usia seseorang terhadap penyakit jantung.

"Hasilnya cukup mengagumkan. Pada orang muda (berusia 20 hingga 39 tahun) dan paruh baya (usia 40-59 tahun) dengan asupan serat tertinggi, risiko seumur hidup untuk penyakit kardiovaskular terlihat lebih rendah secara signifikan jika dibandingkan dengan mereka dengan asupan serat terendah," kata Ning.

Gaya hidup
Namun, pada orang dewasa berusia 60-79 tahun, asupan serat makanan tidak bermakna dikaitkan dengan penurunan risiko seumur hidup dari penyakit jantung. Ada kemungkinan bahwa pencapaian efek sehat serat mungkin memerlukan jangka waktu yang panjang. Ada pula orang dewasa mungkin sudah memiliki risiko signifikan untuk penyakit jantung sebelum memulai gaya hidup dengan makanan tinggi serat, menurut Ning.

Maka itu, untuk para orang dewasa muda dan paruh baya, sekarang adalah waktu tepat untuk mulai membuat serat sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari Anda.

Makanan Sehat Untuk Jantung Sehat

MAKANAN yang Anda konsumsi turut memengaruhi kesehatan jantung. Untuk menjaga kesehatan organ tubuh vital satu ini, berikut beberapa makanan yang bisa Anda padukan ke dalam diet sehari-hari.
Tidak ada hal yang lebih penting daripada memelihara kesehatan jantung Anda. Berolahraga secara teratur, tidak merokok, dan mengontrol stres merupakan beberapa hal yang direkomendasikan para pakar kesehatan, tentu saja sekalian dengan mengkonsumsi berbagai nutrisi penting bagi jantung sehat.

Anda bingung dimana memulai? Tambahkan makanan-makanan super berikut untuk menambah nutrisi sekaligus juga mendapatkan jantung yang lebih sehat.

Bluberi
Bluberi merupakan salah satu makanan top pembasmi penyakit. Hal ini, karena bluberi mengandung anthocyanin, antioksidan yang diperoleh dari warna biru bluberi. Makanan lezat ini kaya akan serat, vitamin C. Mengkonsumsinya akan memuaskan selera lidah sekaligus mewujudkan jantung Anda yang lebih sehat. Blueberries, raspberries, stroberi serta jenis berries lainnya kaya akan antiperadangan. Komponen antiperadangan dalam buah ini berfungsi mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker.



Salmon
Ikan air dingin ini merupakan sumber protein dan lemak asam omega-3 yang bagus untuk jantung. Anda direkomendasikan untuk mengkonsumsi ikan ini 2 kali seminggu untuk mendapatkan keuntungan yang besar tidak hanya bagi kesehatan jantung. Ikan ini efektif menurunkan tekanan darah dan mencegah pengentalan darah. Cobalah mengonsumsi dua takar salmon per minggu. Cara ini bisa mengurangi risiko meninggal akibat serangan jantung hingga 33 persen. "Salmon mengandung karotenoid astaxanthin, yang merupakan sebuah antioksidan kuat," tutur kardiolog Stephen T. Sinatra, MD, penulis Lower Your Blood Pressure In Eight Weeks, seperti dikutip situs health.com.

http://3.bp.blogspot.com/_P7I8IYxBfKw/TKrff-lviqI/AAAAAAAAATc/21w9eXGT8jc/s1600/salmon1.jpg



Kedelai
Kacang kedelai bisa membantu menurunkan kadar kolesterol karena rendah lemak jenuh. Makanan satu ini merupakan pilihan sumber protein yang tepat untuk jantung sehat.

http://media.vivanews.com/images/2009/03/25/68034_bahan_makanan_dari_kedelai.jpg

Protein kedelai
Protein kedelai mengandung serat, vitamin, dan mineral yang merupakan kandungan makanan sehat untuk jantung. Diet yang kaya protein kedelai bisa menurunkan trigliserida, sehingga membantu mencegah penyakit kardiovaskular dan menjaga jantung tetap kuat dan sehat. Protein kedelai juga baik bagi mereka yang mempunyai kolesterol tinggi karena protein kedelai kaya lemak poliunsaturated, serat, vitamin dan mineral.



http://www.wishh.org/images/soy_composition.jpg

Oatmeal
Oat merupakan biji-bijian murni yang kaya akan vitamin, mineral serta serat yang efektif menurunkan kolesterol. Diet yang kaya oat bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa oat menurunkan kadar kolesterol, menjaga agar tetap pada kadar normal dan membantu mencegah beberapa jenis kanker tertentu. Mulailah hari Anda dengan semangkuk oat panas. Makanan ini kaya asam lemak omega-3, folat dan kalium. Selain itu, makanan kaya serat ini juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan mencegah pembentukan plak di dinding arteri.


http://1.bp.blogspot.com/-wBRE_Oypc2I/TZWqC04CgZI/AAAAAAAAB08/Vr0BQP6Jmes/s1600/1.png

Bayam
Popeye tahu manfaat bayam. Bayam merupakan kekuatan utama dari kerajaan sayuran. Warnanya yang gelap berasal dari berbagai macam phytochemical, vitamin, dan mineral (khususnya folat dan besi) yang berperan melawan penyakit, melindungi dari penyakit jantung, serta mempertajam pandangan mata. Bayam kaya akan berbagai komponen sehat seperti lutein, folat, kalium dan serat. Menambah asupan sayuran hijau ini bisa membantu memperbaiki kesehatan jantung. Sebuah studi menemukan, orang-orang yang makan paling tidak 2,5 takar bayam per hari mengalami penurunan risiko penyakit jantung sebanyak 25 persen.



Avokat/Avocado (Alpukat)
Cobalah mengonsumsi avokat untuk menambah lemak sehat ke dalam diet Anda. Makanan yang kaya lemak tunggal tidak jenuh ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan kadar kolesterol baik HDL dalam tubuh. "Avokat sangat baik. Makanan ini memungkinkan penyerapan karotenoid lain, khususnya betakaroten dan lycopene, yang sangat penting untuk kesehatan jantung," terang Sinatra.

http://keretailmu.files.wordpress.com/2009/12/avocado.jpg

Minyak Zaitun
Minyak zaitun kaya akan lemak tunggal tidak jenuh. Minyak sehat ini membantu menuruunkan kadar kolesterol jahat LDL dan menurunkan risiko Anda menderita penyakit jantung. Karena itu, cobalah mengganti mentega dengan minyak satu ini.

http://stat.kompasiana.com/files/2010/11/minyak-zaitun.jpg

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, seperti kenari dan almond kaya akan asam lemak omega-3 dan lemak ganda tidak jenuh. Selain itu, terang Sinatra, kacang juga menambah asupan serat ke dalam diet."Dan sama seperti minyak zaitun, kacang merupakan sumber lemak sehat."

http://4.bp.blogspot.com/-o7TmnSBgyH0/TZSlNLSDI4I/AAAAAAAABGo/EsPh5TnkRao/s1600/kacang-kacangan.jpg

Kacang polong
Cobalah menambah asupan kacang polong, seperti kacang merah dan kacang hitam. Jenis kacang ini kaya akan asam lemak omega-3, kalsium dan serat larut.

http://3.bp.blogspot.com/_JPndf9gOlog/TTDYl_9JJiI/AAAAAAAAAKo/9I8csDprxV8/s1600/94470_kacang-polong.jpg

Biji Rami
Biji rami kaya akan serat dan asam lemak omega-6. Mengonsumsi biji rami dipadukan dengan oatmeal bisa membantu menjaga kesehatan jantung.


http://www.wayantulus.com/wp-content/uploads/2011/01/manfaat-biji-rami.jpg

(Sumber)

Mentega Kacang Halau Penyakit Jantung



PENYAKIT jantung ternyata bisa juga dicegah dengan cara yang sederhana. Kuncinya ada pada mentega kacang. Bagaimana mungkin? Menurut para peneliti dari Harvard Medical School, sandwich dengan mentega kacang merupakan rahasia untuk melawan penyakit jantung. Mengonsumsi kacang atau mentega kacang paling tidak 5 hari dalam seminggu bisa menurunkan risiko serangan jantung hingga setengahnya.

Kacang-kacangan diyakini bisa menurunkan kadar kolesterol jahat, membantu mengurangi peradangan dalam tubuh serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah di sekitar jantung.

Dalam studinya, para peneliti mempelajari diet dari 6000 perempuan pengidap diabetes tipe 2. Diabetes, seperti yang Anda sudah tahu, bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Perkembangan para partisipan ini diikuti dalam selang waktu antara tahun 1980 dan 2002. Mereka diminta melengkapi kuesioner mengenai makanan mereka setiap 2-4 tahun sekali.

Saat mencocokkan hasil data mengenai bagaimana mereka mengalami serangan jantung atau stroke, peneliti menemukan, mereka yang makan kacang secara teratur mendapatkan perlindungan yang lebih besar dari kedua penyakit tersebut. Dalam hasil studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition ini, peneliti menyebutkan bahwa kacang menurunkan risiko alami serangan jantung hingga 44%.

"Konsumsi paling sedikit 5 takar seminggu, dengan ukuran 1 ons kacang atau satu sendok makan mentega kacang, secara signifikan bisa menurunkan risiko penyakit jantung," ujar peneliti, seperti dikutip situs dailymail.

Menurut Ellen Mason dari British Heart Foundation, menambahkan kacang dalam diet sangat menguntungkan karena kacang hanya mengandung sedikit lemak jenuh yang bisa meningkatkan kolesterol. Akan tetapi, produk-produk kacang kemungkinan banyak mengandung tambahan gula atau garam. Karena itu, pastikan dulu Anda memeriksa label makanan jika membeli hasil olahan.

Selain itu, terang peneliti, melakukan tindakan pencegahan kombinasi tetap jauh lebih baik. Jadi, jangan hanya bergantung pada kacang saja. Tetaplah padukan konsumsi kacang ini dengan olahraga dan diet seimbang. Dengan begitu, hasil yang Anda capai akan jauh lebih maksimal.

Brokoli Musuh Efektif Stroke



STUDI terbaru yang dipublikasikan di Journal Arteriosclerosis Thrombosis and Vascular Biology mengklaim, brokoli efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam brokoli, menurut peneliti, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri. Tanaman lain seperti kol bunga, tauge, kubis, dan pak choi, terang peneliti, juga mengandung zat kimia ini. Tetapi brokoli mempunyai kadar yang paling tinggi.

Studi yang dilakukan pada tikus ini, menurut para peneliti dari Imperial College London, akhirnya bisa menemukan kandungan zat kimia tertentu pada sayuran yang sangat penting dalam membantu pasien penyakit jantung."Selain menambah bukti yang mendukung pentingnya makan sayur 5 porsi sehari, zat biokimia yang ditemukan melalui penelitian ini bisa menghadirkan pendekatan medis yang lebih terarah untuk mencegah penyakit yang memicu serangan jantung dan stroke."

Cara Kerja sulforaphane

Menurut peneliti, arteri yang berbentuk melengkung lebih berisiko terserang penyakit karena kekurangan protein yang dikenal dengan Nrf2. Sementara arteri yang lurus, lanjut peneliti, dilindungi oleh protein tersebut. Perlindungan ini akan mencegah sel-sel mengalami peradangan, indikasi awal perkembangan penyakit jantung.

Nrf2 pada arteri yang bengkok atau area percabangan arteri, menurut peneliti, akan diganggu oleh sebuah protein dari area tersebut. Hal ini akan membuat fungsi perlindungan dari Nrf2 tersebut tidak bekerja. Tetapi, terang peneliti, sulforaphane terbukti bisa mengaktifkan kembali Nrf2 di area arteri yang berisiko tersebut dan mengembalikan kemampuan arteri untuk melindungi diri. Zat yang dihasilkan, menurut peneliti, bisa melindungi area yang bermasalah tersebut agar bebas dari penyakit untuk jangka waktu yang lebih lama.

"Kami menemukan bahwa lapisan dalam sel-sel pada percabangan dan arteri yang melengkung kekurangan bentuk Nrf2 yang aktif. Hal ini bisa menjelaskan mengapa area tersebut lebih berisiko mengalami peradangan dan penyakit," tutur pemimpin studi Dr Paul Evans, seperti dikutip situs dailymail. Pengobatan dengan komponen alami sulforaphane, terang dia, terbukti mengurangi perdangan dengan cara mengaktifkan kembali Nrf2 di area yang sangat berisiko.

(Sumber)

Posting Komentar

Blogger