Ads (728x90)

http://4.bp.blogspot.com/_hFbn3kZ-qPA/TUDEsk33ugI/AAAAAAAAAOw/wM0B8p8JhTQ/s320/sariawan.png

Obat Tradisional untuk Sariawan

Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, namun sariawan sangat mengganggu.

Sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut yang buruk, pemasangan gigi palsu, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, dan kondisi tubuh, seperti adanya alergi atau infeksi.

Tanaman yang berkhasiat untuk mengobati sariawan adalah sbb:
  • Daun Jambu Biji
    Rebus dalam 1 liter air: 1 genggam daun jambu biji segar dan 1 jari kulit batangnya. Saring air hasil rebusan dan minum sehari 2 kali
  • Daun Sirih
    Petik 1 atau 2 lembar daun sirih. Cuci daun hingga bersih lalu kunyah hingga lumat. Biarkan daun sebentar di dalam mulut; terutama di bagian yang terkena sariawan.
  • Rimpang Temu Kunci (bahasa jawa: kunci)
    Rimpang temu kunci dapat dii kunyah lalu di telan. Mengunyah irisan rimpang bersama pinang selain dapat menyembuhkan sariawan juga dapat menyembuhkan batuk kering.

Sumber

Menghilangkan Sariawan

Kalo kita terkena sariawan pasti sedikit banyak membuat kita jengkel karena mau makan terasa gak enak, mau ngomong juga susah.  Ada cara mudah untuk megobatinya.  Ambil baberapa helai daun jarak (yang sekarang lagi ngetren untuk bahan bakar alternatif) lalu ambil getahnya.  Setelah itu oleskan dimana sariawan itu bearada.  Niscaya sariawan hilang dan tidak balik/kambuh lagi. Sumber

Obat Alami Dengan Buah Timun/Mentimun

Timun yang biasa hanya Anda pakai untuk lalapan atau rujakan, ternyata lebih bermanfaat dari itu. Tanaman ini gampang ditanam dan mudah didapatkan. Padahal, khasiatnya dahsyat; darah tinggi dan demam bisa luruh karena tanaman ini.

Timun atau mentimun adalah tanaman merambat yang mempunyai sulur dahan berbentuk spiral. Biasanya ditanam di sawah dan di ladang-ladang sebagai tanaman untuk sayur atau pun rujak. Timun ada beberapa jenis, antara lain watang, turus, suri, dan krai.

Buah dari tumbuhan yang bernama latin Cucumis sativus ini dipercaya mengandung zat-zat saponin, mengeluarkan lendir, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1, dan C. Biji buah mentimun mengandung banyak vitamin E untuk menghambat penuaan dan menghilangkan kerut.

Timun mentah bersifat menurunkan panas badan, juga meningkatkan stamina. Selain itu, timun juga mengandung flavonoid dan polifenol sebagai antiradang serta mengandung asam malonat yang berfungsi menekan gula agar tidak berubah menjadi lemak, baik untuk mengurangi berat badan.

Kandungan seratnya yang tinggi berguna untuk melancarkan buang air besar, menurunkan kolesterol, dan menetralkan racun. Mentimun juga mengandung kukurbitasin C, yang berkhasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah penyakit hepatitis.

Berikut sejumlah contoh ramuan timun bagi kesehatan yang kami rangkum dari pelbagai sumber;

Obat sariawan.
Buah yang sering digunakan sebagai pelengkap hidangan rujak ini ternyata bermanfaat untuk meredakan sariawan atau seriawan. Dengan memakannya setiap hari dalam jumlah cukup, niscaya buah yang memberi rasa dingin di rongga mulut ini mampu meredam "panas" sariawan. Tentu saja memakannya tanpa bumbu rujak atau sambal terasi, supaya mulut tidak malah jadi "terbakar".

K. Heyne Voderman dalam bukunya, Tijdschr. v. Inl. Geneeskundigen 1895, mengaku menyaksikan penderita sariawan yang berusaha berobat ke Eropa dengan hasil sia-sia, bahkan jadi kekurangan darah. Mereka akhirnya sembuh sempurna setelah setiap hari memakan sembilan buah mentimun selama beberapa bulan sembari melakukan diet ketat terhadap susu, telur, dan anggur. Sayangnya, senyawa yang dikandung buah yang sangat berair ini belum diketahui akibat sangat langkanya penelitian.

Perawatan kulit dan wajah.
Perawatan dengan buah-buahan selama ini dianggap relatif aman bagi kesehatan kulit wajah dan rambut. Perawatan kecantikan seperti ini lebih baik daripada menggunakan produk kosmetika yang umumnya mengandung zat kimia. Kelebihan lain, perawatan ini bisa dilakukan sendiri di rumah pada saat-saat senggang.

Timun sangat cocok digunakan untuk semua jenis kulit. Kandungan airnya mampu menyegarkan kulit wajah. Cara memakainya pun sangat mudah. Letakkan irisan timun pada wajah beberapa saat, lalu gosokkan perlahan-lahan pada seluruh wajah dan leher.
Untuk pembersih dan penyegar wajah, gunakan masker campuran timun yang dicincang dan yoghurt. Diyakini campuran ini cocok untuk semua jenis kulit. Yang perlu diingat, pilihlah buah-buahan yang cocok dengan jenis kulit agar mendapatkan wajah segar berseri seperti yang diinginkan.

Memperlancar air seni dan menurunkan darah tinggi.
Jus timun merupakan salah satu diuresis terbaik untuk melancarkan air seni dan juga menurunkan darah tinggi. Selain itu jenis sayuran ini enak dimakan mentah serta menyehatkan.

Mata yang sering lelah dan mengantuk.
Tempelkan irisan timun sebesar mata setiap tiga menit selama 20 menit pada kelopak untuk mengatasi mata yang sering lelah dan mengantuk.

Obat jerawat. Ambil timun sebiji, iris-iris secukupnya sesuai kebutuhan. Tempelkan pada muka, khususnya daerah yang berjerawat.

Obat demam.
Ambil timun dua-tiga biji. Parut dan peras airnya. Tempelkan parutan buah pada bagian perut. Lakukan hingga demam mereda.

Timun kaya akan silikon dan fluorin dan rendah kandungan kalorinya. Kalium membantu merangsang ginjal untuk membuang sisa metabolisme dan deposit lemak. Baik untuk kulit kering, kulit yang terbakar sinar matahari, eksem, gangguan hati, serta untuk kesehatan rambut dan kuku. Gunakan sebagai pasta untuk mengobati gigitan serangga, gatal-gatal karena tumbuhan, dan kulit yang terbakar matahari.

Sumber

Sariawan Ternyata Ga’ Perlu Pake Obat

Sariawan (seriawan) merupakan salah satu keluhan pada mulut yang umum terjadi Indonesia. Sariawan yang sering kita alami tidaklah sama dengan “scurvy“. Dan sariawan juga bukan merubah prekursor (gejala yang mendahului) dari scurvy. Karena scurvy pada zaman sekarang sudah sangat jarang terjadi di dunia.

Apa itu scurvy ?

Scurvy dahulu terjadi ketika orang-orang Eropa berlayar selama berbulan-bulan lamanya untuk berpetualang dan mengambil rempah-rempah yang sangat berlimpah di Asia. Karena berada di atas lautan selama berbulan-bulan, maka para awak kapal tidak bisa mengkonsumsi sayur dan buah. Akibatnya tubuh mereka kehabisan total vitamin C. Padahal kita tahu vitamin C ini sangat dibutuhkan oleh seluruh sel-sel hidup agar dapat berfungsi dengan baik. Makanya timbullah luka-luka pada berbagai tempat, misalnya pada mulu, gusi, dan lidah. Tak hanya itu, selaput lendir mata, usus, hidung, serta kulit juga menunjukkan gejala yang sama.

Melihat keadaan demikian, seorang dokter kapal Inggris, James Lind (1747) berusaha meniliti kenapa keadaan demikian bisa terjadi. Lantas ia mengadakan percobaan di atas kapal tersebut dengan memberi makan separuh dari awak kapal dengan 2 jeruk orange dan sebuah lemon setiap hari. Ternyata kelompok yang diberi makan jeruk ini tidak terserang scurvy, sementara yang tidak diberi buah mengalami sakit. Kemudian ia menyimpulkan bahwa kekurangan vitamin C-lah penyebabnya.

Dan sekarang, kondisi seperti di kapal tersebut hampir-hampir tidak pernah terjadi lagi. Namun, masyarakat tetap makan vitamin C (kadang-kadang dosis tinggi) untuk mengobati atau mencegah sariawan. Padahal, tidak terdapat bukti ilmiah bahwa sariawan (biasa) dapat disembuhkan oleh vitamin C. Walau memang benar, vitamin C sangat diperlukan oleh tubuh kita. Dan alam telah menyediakannya secara berlimpah dalam tomat, jeruk, paprika, cabai, serta berbagai jenis buah dan sayuran dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Dan biasanya sariawan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari bila makanan yang merangsang seperti cabai, cuka, dan yang bersifat asam dihindari untuk sementara.

Dan sebaliknya, ada kecurigaan bahwa vitamin C dosis tinggi (terutama yang dilumatkan dalam mulut) dan makanan yang pedas serta asam merupakan penyebab bahkan memperpanjang sariawan. Banyak laporan yang menyatakan orang-orang yang memakan jeruk asam dari Australia (yang banyak di jual di Indonesia), biasanya langsung terserang sariawan. Dan bila dilakukan challenge test (diberi lagi) sariawan akan timbul lagi.

Namun ada faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan sariawan, diantaranya adalah gigi geraham yang runcing karena patah atau karsinoma.

Dipasaran sekarang tersedia berbagai macam obat untuk mengurangi rasa sakit akibat sariawan. Ada yang berbentuk sirup maupun salep oles. Pilihan kembali kepada Anda, mau menunggu beberapa hari untuk hilangnya sariawan (dengan tidak makan-makanan yang merangsang tentunya) atau membeli obat di apotek karena merasa mengganggu aktifitas sehari, itu terserah Anda.

Anda punya pengalaman dengan sariawan dan punya solusi yang manjur ? Berbagi dengan pembaca lainnya di kolom komentar.

Sumber

Air Kelapa Obat Sariawan

Penyakit sariawan (chanker sores, ulkus aftosa) memiliki nama yang bermacam-macam sesuai dengan jenis dan penyebab dari sariawan. Sariawan disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain bakteri, jamur, alergi makanan, asam lambung, kurang vitamin, fisik: tergigit, digigit :) dll. Obat sariawan pun beraneka ragam dari yang tradisional sampai yang modern. Secara medis obat sariawan yang sering digunakan adalah anti histamin, steroid, anti jamur, anti bakteri, vitamin c. Bentuk kemasan pun beraneka ragam: tablet, tablet hisap, larutan, sachet, dll. Dengan nama yang beraneka ragam dari Albothyl sampai Adem Sari. Tanda dan gejala dari sariawan pun bermacam-macam.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri, obat sariawan yang sangat murah meriah dan memberikan efek yang sangat cepat dan terbukti manjur adalah Air Kelapa, lebih baik lagi Air Kelapa Hijau. Air kelapa mengandung berbagai vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Juga sangat dianjurkan banyak minum air putih agar selaput lendir ronga mulut tidak kering dan mengurangi rasa nyeri serta mempercepat proses.

Jika ada yang kena sariawan, silakan dicoba dengan air kelapa. Selain memberikan efek mempercepat penyembuhan (kuratif) sariawan, juga dapat digunakan untuk pencegahan (preventif) selain itu juga dapat menyehatkan, dan menyegarkan badan. Tapi jangan keseringan, apa pun kalau kelewat bisa berefek negatif lho.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat! Sumber

Jambu Air Ternyata Bisa Mengobati Sariawan

Taukah kamu kalo jambu air yang mengandung vitamin C ini berkhasiat juga untuk nyembuhin sariawan?
Karena setiap makhluk yang diciptakan Allah SWT pasti ada manfaatnya maka isenglah cari di gogle untuk memuaskan rasa ingin tau.
Ternyata buah satu ini bermanfaat buat nyembuhin sariawan. Ini caranya :
Kulit batang jambu air kira2 10 gr (yg masih muda), dicuci & ditumbuk halus ditambah setengah gelas air matang dan disaring. hasil saringan digunakan berkumur.

Semoga berkhasiat. Sumber

OBAT MULUT DAN TENGGOROKAN

Berikut beberapa obat mulut dan tenggorokan yang beredar di Indonesia :
  1. Povidon Iodida Kegunaan:
    • Untuk kesehatan mulut terutama selama dan sesudah pencabutan gigi atau operasi pada mulut.
    • Untuk pengobatan infeksi ringan pada mukosa mulut dan faring.
    Tidak boleh digunakan pada:
    • Anak dibawah 6 tahun
    • Penderita yang alergi terhadap Iodida
    • Penggunaan secara rutin pada penderita gangguan tiroid, wanita hamil dan menyusui
    Hal yang perlu diperhatikan:
    Tidak boleh digunakan jangka panjang lebih dari 2 minggu, karena dapat diabsorpsi dan menimbulkan efek serius yang tidak diinginkan.
    Efek yang tidak diinginkan:
    Iritasi mukosa, reaksi alergi, pemakaian jangka lama menimbulkan efek sistemik seperti: asidosis metabolik, gangguan ginjal.
    Aturan pemakaian:
    Dewasa dan anak-anak diatas 6 tahun:
    • Tanpa diencerkan
      Gunakan povidon iodida 10 ml.
    • Diencerkan dengan air hangat dengan volume yang sama misalnya povidon iodida 10 ml diencerkan dengan air 10 ml. Kemudian dikumur selama 10 - 30 detik, dapat diulang sampal 4 kali sehari.
  2. Heksetidin Kegunaan:
    • Untuk infeksi ringan pada mulut dan tenggorokan, misalnya radang gusi, radang sekitar gigi, sariawan, radang selaput lendir mulut, radang tenggorokan dan radang amandel.
    • Sebagai pembilas sebelum dan sesudah pencabutan gigi
    • Menjaga kebersihan mulut sesudah menjalani operasi amandel dan operasi tenggorokan.
    Tidak boleh digunakan pada:
    Penderita yang alergi terhadap komponen obat ini
    Efek yang tidak diinginkan:
    Walaupun jarang, tetapi dapat terjadi reaksi alergi.
    Aturan pemakaian:
    Kumur sebanyak 15 ml tanpa diencerkan selama 30 detik, pada pagi dan malam hari. Lebih baik jangan bilas dengan air setelah kumur.
  3. Mikonazol Kegunaan:
    Untuk pengobatan kandidiasis pada rongga mulut.
    Efek yang tidak diinginkan:
    Iritasi lokal dan reaksi alergi.
    Aturan pemakaian:
    Dioleskan pada daerah mulut yang sakit 2 - 4 kali sehari
  4. Dekualinum Kegunaan:
    Keradangan ringan pada rongga mulut dan tenggorokan, seperti ginggivitis, periodontitis, faringitis, laringitis dan stomatitis, walaupun bukti klinis belum pasti.
    Tidak boleh digunakan pada:
    Penderita yang alergi terhadap komponen obat ini.
    Efek yang tidak diinginkan:
    Ulserasi dan nekrosis
    Aturan pemakaian:
    Satu tablet dibiarkan melarut perlahan-lahan di dalam mulut. Ulangi setiap 3 - 4 jam, atau sesuai dengan petunjuk dokter. Jangan melebihi 8 tablet sehari.
  5. Benzidamina-HCI Kegunaan:
    Keradangan ringan pada rongga mulut dan tenggorokan, seperti ginggivitis, periodontitis, faringitis, laringitis dan stomatitis.
    Hal yang perlu diperhatikan:
    Tidak dianjurkan untuk anak dibawah 5 tahun.
    Efek yang tidak diinginkan:
    Iritasi pada lidah.
    Aturan pemakaian:
    Tanpa diencerkan, kira-kira 1 sendok makan (15 ml) dikumur selama 1 menit, lalu dibuang. Sehari 2 -3 kali.
  6. Gentian Violet Kegunaan:
    Antiinfeksi topikal.
    Hal yang Perlu diperhatikan
    Tertelannya gentian violet dapat menyebabkan esofagitas, laringitas, dan trakheitas, bisa juga menyebabkan mual, muntah, diare dan nyeri perut.
    Efek yang tidak diinginkan:
    Tertelannya gentian violet dapat menyebabkan esofagitis, laringitis dan trakheitis, bisa juga menyebabkan mual, muntah, diare dan nyeri perut.
Untuk pemilihan obat mulut dan tenggorokan yang tepat sesuai kebutuhan dan keluhan anda ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter.

Di apotik online medicastore anda dapat mencari obat mulut dan tenggorokan yang telah diresepkan dokter secara mudah dengan mengetikkan di search engine medicastore. Sehingga anda dapat memilih dan beli obat mulut dan tenggorokan sesuai kebutuhan anda.
Sumber

Posting Komentar

Blogger