Ads (728x90)

ensiklopedia+doa.jpg (320×235)
ASSALAMU’ALAIKUM WA_RO’HMATULLAH_ WA_BAROKATUH_

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat-sahabat beliau, dan segenap pengikutnya dari dahulu sampai sekarang dan di masa yang akan datang.

Do’a merupakan kebutuhan riil bagi kaum muslimin. Sebab, umat manusia tidak pernah lepas dari kebutuhan. Dan do’a merupakan perantara untuk menghadirkan kebutuhan kita sesuai dengan kehendak Allah SWT. Tetapi, do’a seringkali dianggap remeh dan tidak penting dalam konteks ibadah. Fakta lain belum banyaknya panduan do’a sebagaimana yang dituntunkan dalam Al-Qur’an, Hadits, dan oleh para ulama terdahulu.

Berangkat dari kondisi tersebut, Buku 101 Do'a dan Dzikir Rasulullah SAW yang sederhana ini hadir untuk memenuhi dan menjawab sebagian kebutuhan umat Islam, khususnya kaum muslimin di Gunungkidul. Dengan harapan, masyarakat kita bisa lebih memahami dan memaknai do’a sebagai ibadah dan perantara terkabulnya permohonan kita kepada Allah SWT.

Tentunya karya ini jauh dari kesempurnaan. Maka saran, kritik, dan masukan dari berbagai pihak tentunya sangat bermanfaat.

Hanya kepada Allah-lah kami menyembah dan mohon pertolongan, semoga Buku 101 Do'a dan Dzikir Rasulullah SAW ini dapat bermanfaat. Amin ya Rabbal ‘Alamin.

WASSALAMU’ALAIKUM WA_RO’HMATULLAH_ WA_BAROKATUH_
-----

MUQADIMAH

A. PENGERTIAN
Doa, dalam bahasa Arab berasal dari akar kata da’a-yad’u yang berarti memohon, meminta pertolongan, menyeru, dll. Dalam al-Qur’an maupun Hadits juga banyak terdapat makna doa. Tetapi secara umum, doa dipahami sebagai bentuk permohonan seorang hamba kepada Sang Khaliq, Allah Swt. Permohonan tersebut tentu untuk kebaikan diri dan orang lain, bukan untuk sesuatu yang negatif.

B. ADAB BERDOA
  • Sebelum berdoa hendaklah memuji terlebih dahulu kepada Allah SWT dan membaca shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad Saw.
  • Bersangka baik kepada Allah Swt dan yakin doanya akan dikabulkan, baik cepat maupun lambat.
  • Mengakui dosa dan kesalahan.
  • Memantapkan hati.
  • Tidak tergesa-gesa.
  • Doa yang dipanjatkan untuk kebaikan, bukan keburukan.

C. WAKTU-WAKTU BERDOA
Pada dasarnya, kita bisa berdoa kapanpun di luar waktu atau tempat yang dilarang oleh syara’. Tetapi, ada waktu-waktu utama untuk berdoa, di ataranya:
  • Pada waktu pagi hari, terutama sesudah shalat Subuh hingga sebelum terbit matahari.
  • Pada waktu siang hari terutama sesudah shalat Dhuhur di waktu matahari tergelincir..
  • Pada waktu sore hari terutama sesudah shalat Ashar dan pada waktu sebelum terbenam matahari.
  • Pada awal malam, terutama sesudah shalat Maghrib dan shalat ‘Isya’.
  • Pada waktu habis bangun tidur tengah malam hingga masuk waktu shalat Subuh.
  • Pada waktu berada dalam majlis-majlis pertemuan.
  • Di segala waktu-waktu yang dituntunkan syara’ untuk berdzikir.
  • Waktu sela antara dua khutbah.

D. KEUTAMAAN DOA
Ada banyak keutamaan dan keistimewaan doa dan dzikir.
  • Doa dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt.
  • Doa merupakan bagian bentuk ibadah.
  • Doa dapat mendatangkan rahmat dan kasih sayang Allah Swt.
  • Doa merupakan wujud ketaatan hamba kepada Allah SWT.
-----

1. Do’a Sebelum Tidur

بِسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوْتُ

BISMIKALLOOHUMMA AHYAA WA AMUUT.

“Dengan nama-Mu, ya Allah, aku hidup dan aku mati.” (HR. Bukhori)

2. Do’a Bangun Tidur

أََلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرِ

AL’HAMDU LILLAAHILLADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WA ILAIHINNUSYUUR.

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mati dan kepada-Nya kami dikembalikan.” (HR. Bukhori Muslim)

3. Do’a Sebelum Makan

أَللَّّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّار

ALLOOHUMMA BAARIKLANAA FIIMAA ROZAQTANAA WAQINAA ‘ADZAABANNAAR.

“Ya Allah, berkahilah bagi kami dalam segala rezki kami dan jagalah kami dari api neraka.” (HR. Ibn Sunni)

4. Do’a Sesudah Makan

أَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

AL’HAMDULILLAAHILLADZII ATH’AMANAA WA SAQOONAA WA JA’ALANAA MUSLIMIIN.

“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan minum, dan menjadikan kami orang muslim.” (HR. Abu Dawud)

5. Do’a Masuk WC/Kamar Mandi

أَللَّّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَ الْخَبَائِثِ

ALLOOHUMMA INNI A’UUDZUBIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITS.

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan perempuan.” (HR. Bukhori dan Muslim)

6. Do’a Keluar WC/ Kamar Mandi

أَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ أَذْهَبَ عَنِّيْ اْلأَذَى وَ عَافَانِيْ

AL’HAMDULILLAAHILLADZII ADZHABA ‘ANNIL ADZAA WA ‘AAFAANII.

“Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran (penyakit) dariku dan menyehatkanku.” (HR. Ibnu Sunni dan Thabrani)

7. Do’a Masuk Masjid

أَللَّهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

ALLOOHUMMAF TAHLII ABWAABA ROHMATIK.

“Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR. Muslim dan Ibn Majah).

8. Do’a Keluar Masjid

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA MIN FADHLIK
.
“Ya Allah, aku memohon karunia-Mu.” (HR Ibnu Majah)

9. Do’a Bercermin

أَللَّّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ

ALLOOHUMMA KAMAA HASSANTA KHOLQII FAHASSIN KHULUQII.

“Ya Allah, Engkau telah memperbagus rupaku, maka perbaguskanlah akhlakku.” (HR.Ibnu Sunni dari Ali ra)

10. Do’a Berpakaian

أَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ كَسَانِيْ هَذَا وَرَزَقَنِي

AL’HAMDULILLAAHILLADZII KASAANII HAADZAA WA ROZAQONII

“Segala puji bagi Allah yang memberiku pakaian dan memberiku rezeki.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah)

11. Do’a Melepaskan Pakaian

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ

BISMILLAAHILLADZII LAA ILAAHA ILLAA HUWA.

“Dengan nama Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia.”(HR. Ibnu Majah)

12. Do’a Mulai Belajar

رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

ROBBI ZIDNII ‘IIMAN WARZUQNII FAHMAA.

“Ya Allah, tambahkanlah ilmu padaku dan kefahaman.”

13. Do’a Sesudah Belajar

أَللَّهُمَّ اَرِناَ الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْناَ اتِّباَعَهُ وَاَرِنَا الْباَطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْناَ اجْتِناَبَهُ

ALLOOHUMMA ARINAL HAQQO HAQQON WARZUQNAAT TIBAA’AH WA ARINAL BAATHILA BAATHILA WARZUQNAJ TINAABAH

“Ya Allah berilah kami peringatan bahwa yang benar itu adalah benar dan berilah kami jalan untuk mengikutinya. Dan berilah kami peringatan bahwa yang batil itu adalah batil dan berilah kami jalan untuk menghindarinya.”

14. Do’a Pembuka Hati

رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْ وَ يَسِّرْلِيْ أَمْرِيْ وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِيْ يَفْقَهُوْا قَوْلِيْ

ROBBISHROHLII SHODRII WAYASSIRLII AMRII WAHLUL ‘UQDATAN MIN LISAANII YAFQOHUU QOULII.

“Ya Allah, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan lidahku agar mereka mengerti perkataanku.” (QS. Thoha: 25-28)

15. Do’a untuk Kedua Orang Tua

أَللَّّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَ لِوَالِدَيَّ وَ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا

ALLOOHUMMAGHFIRLII WALIWAA LIDAYYA WARHAMHUMAA KAMAA ROBBAYAANII SHOGHIIROO.

“Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku masih kecil.”

16. Do’a Kebaikan Dunia dan Akherat

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى اْلأخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ

ROBBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIROTI HASANATAN WAQINAA ‘ADZAA BANNAAR.

“Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan akherat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.”(Al-Baqarah 102)

17. Do’a Masuk Rumah

بِسْمِ اللهِ وَ لَجْنَا وَ بِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلَى رَبِّناَ تَوَكَّلْناَ

BISMILLAAHI WALAJNAA WABISMILLAAHI KHOROJNAA WA ‘ALAA ROBBINA TAWAKKALNAA

“ Dengan nama Allah aku masuk rumah dengan nama Allah pula aku keluar rumah dan kepada Allah aku berserah diri.” (HR. Abu Dawud)

18. Do’a Keluar Rumah/Bepergian

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

BISMILLAAHI TAWAKKALTU ‘ALALLOOHI WA LAA HAULA WA LAAQUWWATA ILLAA BILLAAH.

“Dengan Asma Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya kecuali dari Allah.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

19. Do’a Pindah Rumah

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّآمَّةِ مِنْ شَرِّماَخَلَقَ

A’UUDZU BIKALIMAATILLAAHIT TAA-M MATI MIN SYARI MAA KHOLAQ

“Aku berlindung dengan kalimat Allah Yang Maha Sempurna dari kejahatan makhluk.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Muslim)

20. Do’a Naik Kendaraan (1)

بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

BISMILLAAHI MAJROHA WA MURSAAHAA INNAROBBII LAGHOFUURURROHIIM

“Dengan nama Allah, berhenti dan berjalannya kendaraan ini, sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Penyayang.”(QS. Hud 41)

21. Do’a Naik Kendaraan (2)

سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَ مَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنِ وَ إِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنِ

SUBHAANALLADZII SAKHKHORO LANAA HAADZAA WAMAA KUNNAA LAHUU MUQRINIINA WA INNAA ILAA ROBBINAA LAMUNQOLIBUUN.

“Maha Suci Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebenarnya tidak mampu menguasainya dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Allah.”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

22. Do’a Ketika Bersin

أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

AL'HAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIIN

“Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.” (HR Bukhori)

23. Do’a Ketika Mendengar Orang Bersin

يَرْحَمُكَ اللهُ

YARHAMUKALLOOH

“Semoga Allah tetap mengasihi kamu.” (HR Bukhori)

24. Do’a Orang yang Mendo’akan Kita Bersin

يَهْدِيْكُمُ اللهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

YAHDII KUMULLOOHU WA YUSHLIHU BAALAKUM.

“Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan semoga pula senantiasa merupakan kebaikan yang utama.” (HR Bukhori)

25. Do’a Mendengar Petir

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَ الْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

SUBHAANALLADZI YUSABBIHURRO’DU BIHAMDIHI WAL MALAA IKATU MIN KHIIFATIH

“Maha Suci Allah, petir dan malaikat bertasbih memuji-Nya karena tunduk kepada-Nya.”(HR. Imam Malik)

26. Do’a Minta Hujan

أَللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيْثًا مَرِيْأً نَافِعًا غَيْرَ ضَارِّ عَاجِلاً غَيْرَ عَا جِلٍ

ALLOOHUMMASQINAA GHOITSAN MUGHIITSAN MARII-AN NAAFI’AN GHOIRO DHORRIN ‘AAJILAN GHOIRO ‘AAJILIN

“Ya Allah turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah curahkanlah hujan kepada kami yang menyegarkan, yang menyuburkan, yang bermanfaat, tidak mengakibatkan bahaya , yang cepat tidak lambat. (HR. Abu Dawud)

27. Do’a Ketika Turun Hujan

أَللَّّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

ALLOOHUMMA SHOYYIBAAN NAAFI’AA.

“Ya Allah, semoga hujan ini bermanfaat.”(HR. Bukhori)

28. Do’a Ketika Ada Angin Kencang

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ اَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا

ALLOOHUMMA INII AS ALUKA KHOIROHAA WA A’UUDZUBIKA MIN SYARRIHAA

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu yang baik dan aku mohon perlindungan-Mu dari bencananya.” (HR.Abu Dawud dan Ibnu Majah)

29. Do’a Menjenguk Orang Sakit

أَللَّّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ إِشْفِ أَنْتَ الشَّافِى لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLOOHUMMA ADZHIBILBAKSA ROBBANNAA-SI ISYFI WA ANTAS SYAAFI LAA SYIFAA-A ILLAA SYIFAA UKA SYIFAA ANLAA YUGHOODIRU SAQOMAA.

“Ya Allah, hilangkanlah kesengsaraan. Ya Tuhan manusia, berilah kesembuhan dan Engkau adalah pemberi kesembuhan, tidak ada kesembuhan kecuali penyembuhan-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (HR. Bukhori Muslim)

30. Do’a Bila Sakit

بِسْمِ اللهِ 3 x
أَعُوْذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَ قُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَ أُحَاذِرُ

BISMILLAAHI 3X
A’UUDZUBI ‘IZZATILLAAHI WA QUDRATIHI MIN SYARRI MAA AJIDU WA UHAADZIRU.

“Dengan nama Allah 3x
Aku berlindung kepada kemuliaan dan kekuasaan Allah dari bahaya yang saya rasakan dan saya khawatirkan.”(HR.Muslim)

31. Do’a Ditimpa Kesusahan/Musibah

إِنَّا ِللهِ وَ إِنَّا إلَيْهِ رَاجِعُوْنَ
أللّهُمَّ أَجِرْ فِيْ مُصِيْبَتِيْ وَ اخْلِفْ لِى خَيْرًا مِنْهَا

INNAALILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN. ALOOHUMMA AJIRFII MUSHIIBATI WAKHLIF LII KHOIRON MINHAA.

“Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kami kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah kami pahala dalam musibahku ini dan berilah pengganti yang lebih baik.”(HR. Muslim dari Ummu Salamah)

32. Do’a ketika mengalami kesulitan

أَللّهُمَّ لاَ سَهْلَ اِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَاَنْتَ تَجْعَلُ اْلحَزْنَ اِذَا شِئْتَ سَهْلاً

ALLOOHUMMA LAA SAHLA ILLA MAA JA’ALTAHU SAHLAN WA ANTA TAJ ‘ALUL HAZNA IDZAA SYI’TA SAHLAN

“Ya Allah tidak ada kemudahan kecuali apa yang kamu jadikan mudah sedang yang susah Engkau jadikan mudah apabila Engkau menghendaki-Nya.”(HR. Ibnu Hiban dan Ibnu Suni)

33. Do’a Bila Marah

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ أَللَّّهُمَّ ا غْفِرْ ذَنْبِيْ وَ أَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ

A’UUDZUBILLAAHI MINASSYAITOONIR ROJIIM. ALLOOHUMMAGHFIRDZAMBII WA ADZHIB GHOIDHO QOLBII

“Aku berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari syetan yang terkutuk.”(HR. Bukhori Muslim)

34. Do’a Ketika Diperlakukan Baik

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا

JAZAA KALLOOHU KHOIROO.

“Semoga Allah memberi kebaikan kepadamu.”(HR. Tirmidzi)

35. Do’a Lupa Membaca Basmallah

بِسْمِ اللهِ فِى أَوَّلِهِ وَ اَخِرِهِ

BISMILLAAHI FII AWWALIHI WA AKHIRIHI.

“Dengan menyebut nama Allah pada permulaan dan penghabisan.”(HR. Ibnu Majah)

36. Do’a Sesudah Adzan

أَللَّّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ والصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ أَتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدَنِ الْوَسِيْلَةَ وَ الْفَضِيْلَةَ وَ ابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدَ الَّذِيْ وَ عَدْتَهُ

ALLOOHUMMA ROBBAHAADZIHIDDA’ WATITTAAMMATI WASHSHOLAATIL QOO IMATI. AATI MUHAMMADANIL WASIILATA WAL FADHIILATA WAB’ATSHU MAQOOMAN MAHMUUDANILLADZII WA’ADTAH.

“Ya Allah, yang mempunyai seruan yang sempurna ini dan sholat yang tegakkan ini berkahilah dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan.”(HR. Muslim, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

37. Do’a Sebelum Wudhu

بِسْمِ اللَّهِ

BISMILAAHI

“Dengan menyebut nama Allah.”(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

38. Do’a Sesudah Wudlu

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَاحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَ اجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLOOH WAHDAHUU LAA SYARIIKALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHUU WAROSUULUH

ALLOOHUMMAJ’ALNII MINATH THAWWAABIINA WAJ’ALNII MINAL MUTATHOHHIRIINA WAJ’ALNII MIN’IBAADIKASHSHOOLIHIIIN.

“Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang yang taubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang suci, dan jadikanlah aku dari hambamu yang sholeh.”(HR. Muslim dan Tirmidzi)

39. Do’a Senandung al-Qur’an

أَللَّهُمَّ ارْحَمْنِيْ بِالْقُرْأَنِ وَ اجْعَلْهُ لِيْ إِمَاماً وَنُوْرًا وَهُدًى وَرَحْمَةً أَللَّهُمَّ ذَكِّرْنِيْ مِنْهُ مَا نَسِيْتُ وَعَلِِّمْنِيْ مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِيْ تِلاَوَتَهُ أَنَاءَ الَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لِيْ حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

ALOOHUMMARHAMNII BIL QUR’AAN. WAJ’ALHUL LII IMAAMAAN WA NUURON WA HUDAWWARAHMAH. ALLOOHUMMA DZAKKIRNII MINHU MAA NASIITU WA ‘ALLIMNII MINHU MAA JAHILTU WARZUQNII TILAAWATAHU AANAA ALLAILI WAATHROOFANNAHAAR. WAJ’ALHULII HUJJATAN YAA ROBBAL ‘AALAMIIN.

“Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an dan jadikanlah Al-Qur’an untukku sebagai ilmu dan cahaya dan petunjuk dan rahmat. Ya Allah, ingatkan darinya apa yang aku lupa dan ajarilah aku darinya apa-apa yang aku tidak tahu dan berilah rizki kepadaku dengan membacanya tengah malam dan penghujung siang dan jadikanlah dia untukku sebagai pembela. Wahai Tuhan semesta alam.”

40. Do’a Penutup Majlis

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ اَشْهدُ اَنْ لآ إِلَهَ إلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ إِلَيْكَ

SUBHAANAKALLOOHUMMA WABIHAMDIKA ASYHADU ALLAA ILAAHA ILAA ANTA ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIK

“Maha suci ya Allah dan dengan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau, aku memohon ampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”(HR. Thabrani)

41. Do’a Berbuka Puasa

أَللَّّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ أَمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

ALLOOHUMMA LAKA SHUMTU WABIKA AMANTU WA’ALA RIZQIKA AFTHORTU DZAHABADHDHOMA- U WABTALATIL ’URUUQU WATSABATAL AJRU INSYAA ALLOOH.

“Ya Allah, kepada-Mu lah aku berpuasa, dan kepada-Mu lah aku beriman dan atas rizki-Mu lah aku berbuka. Hilangkanlah haus dan basahilah kerongkongan serta tetapkanlah pahala. Insya Allah.”(HR. Abu Dawud dan Hakim)

42. Do’a Mohon Anak yang Shalih

رَبِّ هَبْ لِى مِنَ الصَّالِحِيْنَ

ROBBI HABLII MINASH SHOOLIHIIN

“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (anak) yang termasuk orang-orang yang sholih.”(QS. Ash-Shoffat: 100)

43. Do’a Mohon Keturunan yang Baik

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً اِنَّكَ سَمِيْعُ الدُّعَاءِ

ROBBI HABLII MIN LADUNKA DZURRIYYATAN THOYYIBATAN. INNAKA SAMII’ID DU-AA’

“Ya Tuhanku, berikanlah aku dari sisi Engkau seorang anak keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.”)QS. Ali Imron 38)

44. Do’a Digolongkan Orang-orang Sholih

رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَأَلْحِقْنِيْ بِالصَّالِحِيْنَ. وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى اْلأََخِرِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ

ROBBI HABLII HUKMAN WA ALHIQNII BISH SHOOLIHIIN WAJ ‘ALLII LISAANA SHIDQIN FIL AAKHIRIIN. WAJ ‘ALNII MIN WAROTSATI JANNATINN NA’IM.

“Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang sholih dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang yang baik bagi orang-orang yang datang kemudian dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan.”(QS. Asy-Syu’ara 83-85)

45. Do’a Mohon Istiqamah dalam Shalat

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلَوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ رَبَّنَاوَتَقَبَّلْ دُعَاءِ

ROBBIJ’ALNII MUQIIMASH SHOLAATI WA MIN DZURRIYYATII ROBBANAA WA TAQOBBAL DU-AA’

“Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat. Ya Tuhan kami, perkenanlah do’aku.”(QS. Ibrohim 40)

46. Do’a Minta Tetapnya Karunia Allah

اَللّهُمَّ اِنِّى أَعُوْذُبِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاعَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ

ALLOOHUMMA INNI A ’UUDZUBIKA MIN ZAWAALI NI’MATIKA WA TAHAWWULI ‘AAFIYATIKA WA FAJ-ATI NIQMATIKA WA JAMII-‘I SAKHOTIK.

”Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya ni’mat karunia-Mu dari perubahan kesehatan-Mu, dari datangnya siksa-Mu, dan dari segala murka-Mu.”(HR.Bukhori Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi)

47. Do’a Terhindar dari Segala Keburukan

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالْمَمَاتِ

ALLOOHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MINAL ‘AJZI WAL KASALI WAL JUBNI WAL HAROMI WAL BUKHLI WA A’UUDZUBIKA MIN ‘ADZAABIL QOBRI WAMIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, pengecut, pikun, dan bakhil, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, serta aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kehidupan dan kematian.”(HR. Bukhori)

48. Do’a Mohon Kesucian dan Kekayaan (Jiwa)

أَللَّهُمَّ اِنِِّى اَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى

ALLOOHUMMA INII AS ALUKAL HUDAA WAT TUQAA WAL ‘AFAAFA WAL GHINAA

“Ya Allah saya mohon kepada-Mu petunjuk dan ketaqwaan, dan kesucian, dan kekayaan (jiwa).”(HR. Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah)

49. Do’a Istiqomah dalam Beribadah

أَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلىَ ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

ALLOOHUMMA A’INNII ‘ALAA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIK.

“Ya Allah tolonglah aku dalam mengingat-Mu dan bersyukur kepada-Mu dan melakukan ibadah yang baik kepada-Mu.”(HR. Bukhori)

50. Do’a agar Amalannya Diterima Allah

رَبَّنَاتَقَبَّلْ مِنَّا اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ

ROBBANAA TAQOBBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII ‘UL ‘ALIIM

“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amalan kami) Sesungguhnya Engkau maha mendengar lagi maha mengetahui.”(QS. Al- Baqoroh: 128)

51. Do’a Mohon Rahmat dan Petunjuk

رَبَّنَا أَتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَّهَيِّءْ لَناَ مِنْ اَمْرِنَا رَشَدًا.(الكهف١٠ )

ROBBANAA AATINAA MIN LADUNKA ROHMATAW WAHAYYI’ LANAA MIN AMRINAA ROSYADAA

“Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.” (QS Al-Kahfi: 10)

52. Do’a Ketika Terjadi Sesuatu yang Diinginkan

قَدَّرَ الله ُوَمَا شَاءَ فَعَلَ.(رواه النسائى)

QODDARALLOOHU WAMAA SYAA-A FA’ALA

“Segalanya telah ditakdirkan Allah dan apa yang dikehendaki–Nya pasti terlaksana.”(HR. An Nasa’i)

53. Do’a untuk Mengusir Syetan

.(رواه أبو داود والترمذي) أَعُوْذُ بِاِللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A’UUDZUBILLAAHI MINASY SYAITHOONIRROJIIM

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk”(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

54. Do’a Mohon Ilmu, Rizki, dan Kesehatan

.(رواه الطبراني) أَللَّهُمَّ اِنِّيْ اَسْئَلُك عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا َوَ شِفاَءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

ALLOOHUMMA INII AS ALUKA ‘ILMAN NAAFI’AN WA RIZQON WAA SI’AN WA SYIFAA-AN MIN KULLI DAA-IN

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat dan rizki yang melimpah ruah serta penawar dari segala macam penyakit.”(HR Thabrani)

55. Do’a Mohon Ampunan dan Rahmat Allah

رَبَّناَ ظَلَمْنَا أَنْفُسَناَ وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَترْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ.(الاعراف: ٢٣ )

ROBBANAA DHOLAMNAA ANFUSANAA WA IN LAM TAGHFIRLANA WATARHAMNAA LANAKUUNANNA MINAL KHOOSIRIIN

“Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami niscaya kami benar-benar termasuk orang-orang yang rugi.”(QS. Al A’rof 23)

56. Do’a Mohon Keselamatan dari Siksa Kubur

أَللَّهُمَّ اِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ وَمِنْ عَذَا بِ النَّارِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْياَ وَالْمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ.(رواه البخاري والنسائ)

ALLOOHUMMA INII A’UUDZUBIKA MIN ‘ADZAABIL QABRI WA MIN ‘ADZAABINNAAR WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI WA MIN FITNATIL MASIIHIDDAJJAAL

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, fitnah hidup dan mati, dan dari fitnah al-masihid dajjal.”(HR. Bukhori dan Nasa’i)

57. Dzikir Pagi dan Sore Hari

اَللَّهُمَّ بِكَ اَصْبَحْنَا وَبِكَ اَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْياَ وَبِكَ نَمُوُتُ وَاِلَيْكَ النُّشُوْرِ.(رواه الترمذي)

ALLOOHUMA BIKA ASHBAHNAA WABIKA AMSAINAA WABIKA NAHYAA WABIKA NAMUUTU WA ILAIKN NUSYUUR

“Ya Allah, dengan karunia-Mu kami berada pada pagi hari dan dengan (karunia-Mu) kami hidup dan mati dan kepada-Mu kami kembali.”(HR. Tirmidzi)

58. Do’a Mohon Dimasukkan ke dalam Surga

رَبَّنَا وَاَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنِنِالَّتِى وَعَدْتَّهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ اَبَائِهِمْ وَاَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّياَّتِهِمْ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُالْحَكِيْمِ .(المؤمن: ٨)

ROBBANAA WA ADKHILHUM JANNAATI ‘ADNINIL LATII WA ‘ADTAHUM WA MAN SHOLAHA MIN AABAA-IHIM WA AZWAAJIHIM WA DZURRIYYAATIHIM INNAKA ANTAL ‘AZIIZUL HAKIIM

“Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan kepada orang-orang yang sholih di antara bapak-bapak mereka, istri-istri mereka dan anak-anak mereka semua. Sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Mu’min: 8)

59. Do’a Mohon Keteguhan Hati

رَ بَّناَ لاَ تُزِغْ قُلُوْبَناَ بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَناَ وَهَبْ لَناَ مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِ نَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.(ال عمران: ٨)

ROBBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA WAHAB LANAA MIN LADUNKA ROHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAAB

“Ya Allah Ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami sesudah Engkau berikan petunjuk (hidayah) kepada kami, dan berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkaulah Tuhan yang sangat banyak pemberiannya.”(QS Ali Imron: 8)

60. Bacaan Tawakkal

أَللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ أَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ. أَللَّهُمَّ اِنِّىْ أَعُوْذُ بِعِزَّتِكَ لاَ اِلَهَ اِلاَّ أَنْتَ أَنْ تُضِلَّنِيْ أَنْتَ الْحَيُّ الَّذِي لاَ يَمُوُتُ وَالْجِنُّ وَاْلاِنْسُ يَمُوْتُوْنَ.(رواه مسلم)

ALLOOHUMMA LAKA ASLAMTU WA BIKA AAMANTU WA ‘ALAIKA TAWAKKALTU WA ILAKA ANABTU WABIKA KHOSOMTU. ALLOOHUMMA INII A’UUDZU BI’IZZATIKA LAA ILAAHA ILAA ANTA AN TUDHILLANII ANTAL HAYYUL LADZII LAA YAMUUTU WAL JINNU WAL INSU YAMUUTUUN

“Ya Allah, kepada-Mu lah aku berserah diri, kepada-Mu lah aku beriman, kepada-Mu lah aku bertawakal, kepada-Mul ah aku kembali, dan dengan pertolongan-Mu lah aku menghadapi lawan. Ya Allah sesungguhnya aku berlindung pada keperkasaan-Mu, tiada Tuhan selain Engkau. (Janganlah) Engkau sesatkan aku, Engkau Maha Hidup dan tiada pernah mati, sedangkan manusia dan jin semuanya pasti mati.” (HR. Muslim)

61. Do’a Syukur Nikmat

رَبِّ أَوْزِعْنِيْ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْ أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِباَدِكَ الصَّالِحِيْنَ.(النمل: ١٩)

ROBBI AUZI’NII AN ASYKURO NI’MATAKKKAL LATII AN ‘AMTA ‘ALAYYA WA ‘ALAA WAA LIDAYYA WA AN A’MALA SHOOLIHAN TARDHOOHU WA ADKHILNII BIROHMATIKA FII ‘IBAADIKASH SHOOLIHIIN.

“Ya Allah ya Tuhanku, berilah aku ilham agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engaku berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk mengerjakan amal sholeh yang Engaku ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang shaleh.”(QS. An-Naml: 19)

62. Do’a Ampunan dari Perbuatan Dhalim

رَبِّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِىْ فاَغْفِرْلِيْ.(القصص: ٢٣)

ROBBI INII DHALAMTU NAFSII FAGHFIRLII

“Ya Allah ya Tuhanku sesungguhnya aku telah berbuat dhalim kepada diriku sendiri, maka ampunilah aku.”(QS. Al-Qoshos: 23)

63. Do’a Mohon Dibukakan Pintu Kebenaran

رَبَّناَافْتَحْ بَيْنَنَا وَ بَيْنَ قَوْمِنَا بِالحْقِّ وَأَنْتَ خَيْرُاْلفاَتِحِيْنَ.(الاعراف: ٨٩ )

ROBBANAFTAH BAINANAA WABAINA QAUMINAA BIL HAQQI WA ANTA KHOIRUL FAATIHIIN

“Ya Allah Ya tuhan kami, bukalah di antara kami dan kaum kami dengan kebenaran dan Engkaulah Tuhan yang paling baik daripada orang-orang yang membuka.”(QS. Al-A’rof: 89)

64. Do’a Mohon Pertolongan Allah

رَبِّ أَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلَْ لِّيْ مِنْ لَدُنْكَ سُلطَاناًًنَّصِيْرًا.(الاسراء٨٠ )

ROBBI ADKHILNII MUDKHOLA SHIDQIN WA AKHRIJNII MUKHROJA SHIDQIN WAJ ‘ALLII MIN LADUNKA SULTHOONAN NASHHIIRO

“Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke tempat masuk yang benar dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong(ku).”(QS. Al-Isro’ 80)

65. Do’a Mohon Hidayah Allah

رَبَّناَ اِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لاَّرَيْبَ فِيْهِ اِنَّ اللهَ لاَ يُفْلِحُ الْمِيْعَادَ.(ال عمران:٩)

ROBBANAA INNAKA JAAMI’UN NAASI LIYAUMIL LAA RAIBA FIIHI INNALLOOHA LAA YUFLIHUL MII’AAD

“Ya Allah Ya Tuhan kami, Engkaulah Tuhan yang mengumpulkan seluruh manusia pada hari yang tidak dapat diragukan lagi, sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji.”(QS. Ali Imron: 9)

66. Mohon Kebaikan Agama

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِيْ دِيْنِيْ الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِيْ وَأَصْلِحْ لِيْ دُنْيَايَ الَّتِي فِيْهَا مَعَاشِيْ وَأَصْلِحْ لِيْ آخِرَتِيْ الَّتِي فِيْهَا مَعَادِيْ وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِيْ فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِيْ مِنْ كُلِّ شَرٍّ. (رواه مسلم)

ALLOHUMMA ASHLIHLII DIINIILLADZI HUWA ‘ISHMATU AMRII WA ASHLIHLII DUNYAAYALLATII FIIHA MA’AASHII WA ASHLIHLII AAKHIROTIILLATII FIIHAA MA’AADII WAJ’ALILHAYAATA ZIYAADATAN LII FII KULLIKHOIRIN WAJ’ALILMAUTA ROOHATAN LII MIN KULLI SYARRIN.

Artinya: “Ya Allah, perbaikilah agamaku untuk kebaikanku sebagai pengendali urusanku. Perbaikilah duniaku untuk kebaikanku sebagai tempat penghidupanku. Perbaikilah akhiratku untuk kebaikanku sebagai tempat kembaliku. Jadikanlah baguiku hidup ini tambahan semua kebaikan dan jadikanlah kematian bagiku sebagai kebebasan dari semua keburukan.” (H.R. Muslim)

67. Do’a Mohon Rezeki Halal

أَللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. (رواه الترمذى)

ALLOOHUMMAKFINII BIHALAALIKA ‘AN HARAAMIKA WA AGHNINII BIFADHLIKA ‘AMMANSIWAAKA.

“Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Perkayalah aku dengan kenikmatan-Mu (hingga aku tidak minta) kepada selain-Mu.” (H.R. Tirmidzi)

68. Do’a Mohon Hati yang Khusyu’

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنَ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَ مِنْ دُعَاءٍ لاَيُسْمَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَتَشْبَعُ وَمِنْ عِلْمٍ لاَيَنْفَعُ أَعُوْذُبِكَ مِنْ هَؤُلاَءِ الْأَرْبَعِ. (رواه الترمذى)

ALLOOHUMMA INNII A’UUDZUBIKA MINAL QOLBI LAA YAKHSYA’U WAMIN DU’AA IN LAA YASMA’U WAMIN NAFSIN LAA TASYBA’U WAMIN ‘ILMIN LAA YANFA’U. A’UUDZUBIKA MIN HAA ULAA IL ARBA’.

Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, do’a yang tidak didengar, jiwa yang tidak pernah puas, dan ilmu yang tidak bermanfaat. (HR. At-Tirmidzi)

69. Do’a Ketetapan Iman dan Pekerti yang Baik

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ صِحَّةً فِي إِيْمَانٍ وَ إِيْمَانًا فِي حُسْنِ خُلُقٍ وَنَجَاحًا يَتْبَعُهُ فَلاَحٌ وَرَحْمَةً مِنْكَ وَعَافِيَةً وَمَغْفِرَةً مِنْكَ وَرِضْوَانًا.

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA SHIHHATAN FII IIMAANIN WA IIMAANAN FI HUSNIKHULUQIN WA NAJAAHAN YATBA’UHU FALAAHUN WA ROHMATAN MINKA WA’AAFIYATAN WA MAGHFIROTAN MINKA WA RIDHWAANAN.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kemurnian iman dan budi pekerti yang baik serta kesuksesan yang disertai oleh keberuntungan, dan aku mohon rahmat, kesehatan (keselamatan), pengampunan dan keridlaan dari-Mu.”

70. Mohon Rezeki dan Umur Lanjut yang Baik

أَللَّهُمَّ اجْعَلْ أَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَى عِنْدِ كِبَرِ سِنِّيْ وَانْقِطَاعِ عُمْرِي.

ALLOOHUMMAJ’AL UASA’A RIZQIKA ‘ALA ‘INDI KIBARI SINNII WANQITHOO’I UMRII.

“Ya Allah, berikanlah kepadaku rezeki-Mu yahg paling lapang pada umur tuaku dan pada akhir hayatku.”

71. Do’a Mohon Jalan Keluar dari Segala Permasalahan

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ تَعْجِيْلَ عَافِيَتِكَ وَصَبْرًا عَلَى بَلِيَّتِكَ وَخُرُوْجًا مِنَ الدُّنْيَا إِلَى رَحْمَتِكَ.

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA TA’JIILA ‘AAFIYATIKA WA SHOBRON ‘ALA BALIYYATIKA WA KHURUUJAN MINADDUNYAA ILA ROHMATIKA.

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar disegerakan keselamatan-Mu (kepadaku), diberi kesabaran dalam menghadapi cobaan-Mu, dan jalan keluar dari dunia menuju kepada kasih sayang-Mu.”

72. Do’a Mohon Rahmat dan Ampunan

أَللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيْرًا وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ. (رواه البخاري و مسلم)

ALLOOHUMMA INNII DHOLAMTU NAFSII DHULMAN KATSIIRON WALAA YAGHFIRUDZDZUNUUBA ILLA ANTA FAGHFIRLII MAGHFIROTAN MIN ‘INDIKA WARHAMNII INNAKA ANTALGHOFUURURROHUIIM.

“Ya Allah, sesungguhnay aku amat menganiaya diriku, dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Oleh karena itu, ampunilah dosa-dosaku dan berilah rahmat kepadaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”

73. Do’a Mohon Tempat yang Diberkahi

رَبِّ اَنْزِلنِِْى مُنْزَلاًً مُباَرَكًا وَاَنْتَ خَيْرُالْمُنْزِلِيْنَ.(المؤمنون: ٨٩)

ROBBI ANZILNII MUNZALAN MUBAAROKAN WA ANTA KHOIRUL MUNZILIIN

“Ya Allah ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkati dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat.”(Q.S: Al-Mu’minun: 89)

74. Do’a Mohon Perlindungan dari Bahaya

اَللَّهُمَّ إِنِّي اَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ وَ مِنْ شَرِّ ماَلَمْ اَعْمَلْ.(رواه مسلم وأبوداود والنسئ وابن ماجه)

ALLOOHUMMA INII A’UUDZUBIKA MIN SYARRI MAA ‘AMILTU WA MIN SYARII MAA LAM A’MAL

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bahaya apa yang aku kerjakan dan dari bahaya yang tidak aku kerjakan.”(HR. Muslim, Abu Dawud, Nasa’I, Ibnu Majah)

75. Do’a Terhindar dari Perbuatan Buruk

اَللَّهُمَّ إِنِّى اَعُوْذُبِكَ مِنْ مُنْكَرَاتِ اْلاَخْلاَقِ وَاْلاَعْمَالِ وَاْلاهْوَاءِ. (رواه الترميذ والطبرني والحاكم)

ALLOOHUMMA INII A’UUDZUBIKA MIN MUNKARAATIL AKHLAAQI WAL A’MAALI WAL AHWAA-I

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kerusakan akhlak, kekejian amal perbuatan, dan hawa nafsu.”(HR. Tirmidzi, Thabrani, Hakim)

76. Do’a untuk Kedua Mempelai

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَ فِيْ خَيْرٍ. (رواه ابوداود والترمذي وابن ماجه)

BAAROKALLOOHU LAKA WABAAROKA ‘ALAIKA WA JAMA’A BAINAKUMAA FII KHOIR

“Semoga Allah menganugerahi kebahagiaan kepadamu dan menyatukan kamu berdua dalam kebaikan.”(HR. Abu
Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

77. Do’a akan Bersetubuh

بِسْمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ ماَرَزَقْتَنَا. (رواه البخاري ومسلم)

BISMILLAAHI ALLOOHUMMA JANIBNASY SYAITHOONA WA JANNIBISY SYAITHOONA MA ROZAQTANAA

“ Dengan nama Allah, Ya Allah, jauhkanlah kami dari syaitan, dan jauhkanlah syaithan (dari) rizki (anak) yang Engkau berikan kepada kami.”(HR. Bukhori Muslim)

78. Do’a agar Dikaruniai Anak / Keturunan

رَبِّ لاَ تَذَرْنيِ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ.(الانبياء :٨٩ )

ROBBI LAA TADZARNII FARDAN WA ANTA KHOIRUL WAARITSIIN

“Ya Allah Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku sendirian, dan Engkaulah ahli waris yang paling baik.”(QS. Al-Anbiya: 89)

79. Do’a Istikharah

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ اَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ أَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَااْلأََمْرُ خَيْرٌ لىِ فِى دِيْنِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ اَمْرِى. ( رواه البخاري)

ALLOOHUMMA INNII ASTAKHIIRUKA BI’ILMIKA WASTAQDIRUKA BIQUDRATIKA WA AS ALUKA MIN FADHLIKAL ‘ADHIIM. FA INNAKA TAQDIRU WALAA AQDIRU WA TA’LAMU WALAA A’LAMU WA ANTA ‘ALLAAMUL GHUYUUB. ALLOOHUMMA IN KUNTA TA’LAMU ANNA HAADZAL AMRU KHAIRULLII FII DIINII WA MA ‘AASYII WA ‘AAQIBATI AMRII

"Ya Allah, dengan ilmu-Mu sungguh aku memohon kepada-Mu pilihan yang baik bagi-Mu, dengan kekuasaan-Mu aku memohon agar diberikan kemampuan. Aku mohon kepada-Mu sebagian anugerah Mu yang agung, karena sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Kuasa aku tidak. Engkaulah yang mengetahui aku tidak. Engkaulah Dzat yang Maha Tahu segalanya yang gaib, aku tidak. Ya Allah apabila engkau mengetahui bahwa hal itu baik untukku dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan agamaku, kehidupanku, dan akhir urusanku (baik) untukku dalam urusan yang sekarang maupun yang akan datang.”(HR. Bukhori)

80. Do’a Mohon Kesabaran dan Kekuatan

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ اْلكَافِرِيْنَ.(البقرة: ٢٥٠)

ROBBANAA AFRIGH ‘ALAINAA SHOBRON WATSABIIT AQDAAMANAA WANSHURNAA ‘ALAL QOUMIL KAAFIRIIN

“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.”(QS. Al-Baqarah : 250)

81. Do’a Penutup

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى اْلمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.(الصفات: ١٨٢ـ١٨٠)

SUBHAANA ROBBIKA ROBBIL ‘IZZATI ‘AMMAA YASSHIFUUNA WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIINA WAL HAMDULILLAHIROBBIL ‘AALAMIIN

“Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Maha perkasa dari sifat yang mereka atinga dan selamat sejahtera bagi para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.”(QS. Ash Shoffat : 180-182)

82. Do’a Mohon Kekuatan, Kemuliaan, Kekayaan

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ ضَعِيْفٌ فَقَوِّنِيْ وَاِنِّيْ ذَلِيْلٌ فَاَعِزَّنِيْ وَاِنِّيْ فَقِيْرٌ فَاَغْنِنِيْ.

ALLOOHUMMA INII DHO-‘IIF FA QOWWINII WA INNII DZALIILUN FA A’IZZANII WA INNII FAQIIRUN FA AGHNINII

“Ya Allah sesugguhnya aku lemah maka kuatkanlah, sesungguhnya aku hina maka muliakanlah, dan sesungguhnya ak fakir maka kayakanlah.”

83. Do’a Bila Bermimpi Baik

أَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.(رواه البخاري)

AL’HAMDULILLAAHIROBBIL ‘AALAMIIN

“Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”(HR. Bukhori)

84. Do’a Bila Bermimpi Buruk

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّأَتِ اْلاَحْلاَمِ.(رواه ابن سني)

ALLOOHUMMA INII A’UUDZUBIKA MIN ‘AMALISY SYAITHOONI WA SAYYI-ATIL AHLAAM

“ Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk.”(HR. Ibnu Suni)

85. Do’a Mohon Diberkahi Semua Karunia yang Diberikan

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ وَوَسِّعْ لِيْ فِيْ دَارِيْ وَبَارِكْ لِيْ فِيْ رِزْقِيْ.(رواه الترمذي)

ALLOOHUMMAGHFIRLII DZANBII WA WASSI’LII FII DAARII WA BAARIKLII FII RIZQII

“Ya Allah ampunilah dosaku, lapangkanlah rumahku dan berkahilah segala karuni yang diberikan kepadaku.(HR Tirmidzi)

86. Do’a untuk Istri

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ اَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ ماَجَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.(رواه ابوداود وابن ماجاه)

ALLOOHUMMA INII AS ALUKA KHOIROHAA WA KHOIRO MAA JABALTAHAA ‘ALAIHI WA A’UUDZUBIKA MIN SYARRIHAA WA SYARI MAA JABALTAHAA ‘ALAIH

Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu kebaikan istri itu dan kebaikan sesuatuyang Engakau ciptakan kepadanya. Dan aku berlindung denganMu dai kejahatan istri yang telah Engkau ciptakan padanya.(HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

87. Do’a Ketika Putus Asa

اَللَّهُمَّ اَحْيِنِيْ مَاكَانَتِ الْحَيَاةُ خَيْرًالِيْ وَتَوَفَّنِيْ مَاكَانَتِ الْوَفَاةُ خَيْرًالِيْ.(رواه مسلم)

ALLOOHUMMA AHYINII MAA KAANATIL HAYAATU KHOIROLII WA TAWAFFANII MAA KAANATIL WAFAATU KHOIROLLI

“ Ya Allah, hidupkanlah aku sekiranya hidup itu baik bagiku dan matikanlah aku sekiranya mati itu lebih baik bagi diriku. (HR Muslim)

88. Do’a untuk Para Pendahulu (Generasi Tua)

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا وَلاِِخْوَانِنَاالَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلاِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ امَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَءُوْفٌ
رَحِيْمٌ . (الحشر: ٥٩)

ROBBANAGHFIRLANAA WA LI IKHWAANINALLADZIINA SABAQUUNAA BIL IIMAANI WALAA TAJ’AL FII QULUUBINAA GHILLAL LILLADZIINA AAMANUU ROBBANAA INNAKA RO-UUFUR ROHIIM”

“Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan semua saudara-saudara kami yang beriman mendahului kami dan janganlah Engkau jadukan dalam hati-hati kami rasa dendam kepada semua orang yang telah beriman sesungguhnya Engkau adalah Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hasyr: 59)

89. Do’a Mohon dari Keburukan Anggota Badan

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِيْ وَمِنْ شَرِّ بَصَرِيْ وَمِنْ شَرِّ لِسَانِيْ وَمِنْ شَرِّ قَلْبِى وَمِنْ شَرِّ فَرْجِىْ.(رواه الترمذي)

ALLOOHUMMA INII A’UUDZUBIKA MIN SYARII SAM’II WA MIN SYARII BASHORII WA MIN SYARI LISAANII WA MIN SYARI QOLBII WA MIN SYARRI FARJII

“Ya Allah, aku mohon perlindungan kepada-Mu dari kejahatan pendengaranku, penglihatanku, lidahku, hatiku, dan dari kejahatan kemaluanku.”(HR. Tirmidzi)

90. Do’a Ketika Melihat Kebatilan

جَاءَالْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ اِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوْقًا وَمَايُبْدِأُ الْبَاطِلُ وَمَا يُعِيْدُهُ.(رواه البخري)

JAA-AL HAQQU WA ZAHAQOL BAATHILU INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQON WAMAA YUBDIUL BAATHILU WAMAA YA’IIDUHUU

“Telah datang kebenaran dan musnahlah kebatilan. Sesungguhnya yang batil pasti lenyap. Kebenaran telah datang sehingga yang batil tidak akan dimulai lagi dan tidak pula kembali lagi.” (HR. Bukhori)

91. Do’a Mohon Ilmu yang Bermanfaat

اَللَّهُمَّ انْفَعْنِيْ بِمَا عَلَّمْتَنِيْ وَعَلِّمْنِيْ مَا يَنْفَعُنِيْ وَزِدْنِيْ عِلْمًا وَالْحَمْدُِ للهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَاَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ عَذَابِ النَّارِ.(رواه ابن ماجاه والترمذي)

ALLOOHUMMAN FA’NII BIMAA ‘ALLAMTANII WA’ALLIMNII MAA YANFA’UNII WA ZIDNII ‘ILMAAN WAL’HAMDULILLAAHI ‘ALAA KULLII HAALIN WA A’UUDZUBILAAHI MIN ‘ADZAABIN NAAR

“ Ya Allah, berilah kemanfaatan untukku ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku, dan ajarilah aku ilmu yang bermanfaat bagiku serta tambahkan untukku ilmu. Segala puji bagi Allah atas segala keadaan . Dan aku mohon perlindungan kepada Allah dari siksa api neraka.

92. Do’a Mohon Dimatikan dalam Keadaan Diampuni Dosa-Dosanya

اَللَّهُمَّ اَنْتَ خَلَقْتَ نَفْسِيْ وَأَنْتَ تَوَفَّاهَالَكَ مَمَاتُهَا وَمَحْيَاهَا إِنْ أَحْيَيْتَهَا فَاحْفَظْهَا وَإِنْ أَمَتَّهاَ فَاغْفِرْلَهَا اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ الْعَافِيَةَ.(رواه مسلم)

ALLOOHUMMA ANTA KHOLAQTA NAFSII WA ANTA TAWAFFAAHAA LAKA MAMAATUHAA WAMAHYAAHAA IN AHYAITAHAA FAHFADH-HAA WA IN AMATTAHAA FAGHFIRLAHAA.ALLOOHUMMA INII ASALUKAL ‘AAFIYAH

“Ya Allah, Engkau telah menciptakan diriku dan Engkau yang mematikannya. Kepunyaan-Mu mati dan hidup. Jika Engkau menghidupkannya maka jagalah dia dan jika Engkau mematikannya maka ampunilah dia. Ya Allah, aku memohon keselamatan kepada-Mu.”(HR. Muslim)

93. Do’a Ketika Menghadapi Orang-Orang yang Melawan Agama Allah

رَبَّنَااغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَاِسْرَافَنَا فِيْ أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.(ال عمران: ١٤٧ )

ROBBANAGHFIRLANAA DZUNUUBANAA WA ISROOFANAA FII AMRINAA WA TSABBIT AQDAAMANAA WANSHURNAA ‘ALAL QOUMIL KAAFIRIIN

“Ya Allah, Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan sikap melampaui batas kami dalam segala urusan kami, dan kokohkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami dari kaum yang kafir.”(QSW. Ali Imron: 147)

94. Do’a Mohon Semua Kebaikan

أَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَالْمَسْئَلَةِ وَخَيْرَالدُّعَاءِ وَخَيْرَالنَّجَاحِ وَخَيْرَالْعَمَلِ وَخَيْرَالثَّوَابِ وَخَيْرَالْحَيَاتِ وَخَيْرَالْمَمَاتِ ثَبِّتْنِيْ وَثَقِّلْ مَوَازِيْنِيْ وَحَقِّقْ إِيْمَانِيْ وَارْفَعْ دَرَجَاتِيْ وَتَقَبَّلْ صَلَوَاتِيْ وَاغْفِرْ خَطِيْئَتِيْ وَاَسْأَلُكَ الدَّرَجاَتِ الْعُلْيَ مِنَ الْجَنَّةِ. آمِيْنَ.

ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA KHOIROL MAS ALATI WA KHOIROD DU’AA-I WA KHOIRON NAJAA-HI WA KHOIROL ‘AMALI WA KHOIROTS TSAWAABI WA KHOIROL HAYAATI WA KHOIROL MAMAATI TSABBITNII WA TSAQQILL MAWAAZIINII WA HAQQIQ IIMANII WARFA’ DAROJAATII WA TAQOBBAL SHOLAWAATII WAGHFIR KHOTHII-ATII WA AS ALUKAD DAROJAATIIL ‘ULYA MINAL JANNAH. AMIN.

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu sebaik-baik permohonan, sebaik-baik doa, sebaik-baik keberhasilan, sebaik-baik amal perbuatan, sebaik-baik pahala, sebaik-baik kehidupan, dan sebaik-baik kematian. Tetapkanlah padaku serta perberatlah timbangan amal kebaikanku, kokohkanlah keimananku, tinggikanlah derajatku, terimalah sholat-sholatku, ampunilah dosa kesalahanku, dan aku mohon kepada-Mu untuk mendapatkan tingkat tertinggi di dalam surga.”

95. Do’a Mohon dijauhkan dari Azab Neraka

رَبَّنَااصْرِفْ عَناَّ عَذَابَ جَهَنَّمَ اِنَّ عَذَابَهَاكَانَ غَرَامًا.اِنَّهَاسَآءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا

ROBBANASH RIF ‘ANNAA ‘ADZAABA JAHANNAMA INNA ‘ADZAABAHAA KAANA GHOROOMAA INNAHAA SAA-AT MUSTAQORROW WAMUQOOMAA

“ Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab jahanam dari kami karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal, sungguh jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman”. ( QS. Al Furqon: 65-66)

96. Do’a Mohon Keselamatan

أَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِياَدَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةًَ قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ أَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِيْ سَكَرَتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَالْحِسَابِ

ALLOOHUMMA INNAA NAS ALUKA SALAAMATAN FIDDIINI WA ‘AA FIYATAN FIL JASADI WA ZIYAADATAN FIL ‘ILMI WA BAROKATAN FIR RIZQI WA TAUBATAN QOBLAL MAUT WA ROHMATAN ‘INDAL MAUT WA MAGHFIROTAN BA’DAL MAUT ALLOOHUMMA HAWWIN ‘ALAINAA FII SAKAROTIL MAUT WAN NAJAATA MINAN NAARI WAL ‘AFWA ‘INDAL HISAAB

“ Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu keselamatan dalam agama, kesejahteraan atau kesehatan jasmani, bertambah ilmu pengetahuan, rizki yang barokah, diterima taunbat sebelum mat, dapat rahmat ketika mati, dan dapatampunan setelah mati. Ya Allah mudahkanlah kami pada waktu sakaratul maut dan selamatkanlah kami dari api neraka serta kami mohon kemaafan ketika dihisab.”

97. Do’a Mohon Ilmu, Ketenangan, Taqwa, dan Kesehatan

أَللَّهُمَّ أَغْنِنِيْ بِاْلعِلْمِ وَزَيِّنِيْ بِلْحِلْمِ وَأَكْرِمْنِيْ بِالتَّقْوَى وَجَمِّلْنِيْ بِاْلعَافِيَةِ

ALLOOHUMMA AGHNINII BIL ‘ILMI WAZAYYINII BIL HILMI WA AKRIMNII BITTAQWAA WA JAMMILNII BIL ‘AAFIYAH

“Ya Allah, kayakanlah aku dengan ilmu, hiasilah diriku dengan ketenangan jiwa dan muliakanlah diriku dengan taqwa, dan elokkanlah diriku dengan kesehatan.”

98. Do’a Penerang Hati

أَللَّهُمَّ نَوِّرْ قَلْبِى بِنُوْرِ هِدَايَتِكَ كَمَا نَوَّرْتَ اْلاَرْضَ بِنُوْرِ شَمْسِكَ يَافَتَّاحُ يَاعَلِيْمُ اِفْتَحْ عَلَيَّ فَتْحًا قَرِيْبًا يَافَتَّاحُ الْعَلِيْمُ

ALLOOHUMMA NAWWIR QOLBII BINUURI HIDAAYATIKA KAMA NAWWARTAL ARDHO BINUURI SYAMSIKA YAA FATTAAHU YAA ‘ALIIMU IFTAH ‘ALAYYA FATHAN QORIIBAN YAA FATTAAHUL ‘ALIIM

“Ya Allah, sinarilah hatiku dengan cahaya hidayah-Mu sebagaimana Engkau telah menyinari bumi dengan cahaya matahari-Mu. Wahai dzat yang Maha Membuka lagi Maha Mengetahui.”

99. Do’a Mohon Diberikan Panjang Umur

أَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُوْرَنَا فِى طَاعَتِكَ وَطَاعَةِ رَسُوْلِكَ وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

ALLOOHUMMA THOWWIL ‘UMUURONAA FII THOO’ATIKA WA THOO’ATI ROSUULIKA WAJ’ALNAA MIN ‘IBAADIKASH SHOOLIHIIN

“Ya Allah, panjangkanlah umur dalam mentaati-Mu dan mentaati utusan-Mu serta jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

100. Do’a Penyerahan Diri

إِنِّيْ وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِى فَطَرَالسَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضَ حَنِيْفًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHOROS SAMAAWAATI WAL ARDHO HANIIFAN WAMAA ANAA MINAL MUSYRIKIIN

“Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada uhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.” (QS. Al-An’am: 79)

101. Do’a Husnul Khotimah

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَعُمْرِىْ اَخِرَهُ وَخَيْرَعَمَلِىْ خَوَاتِيْمَهُ وَخَيْرَ اَياَّمِىْ يَوْمَ لِقَائِكَ

ALLOOHUMMAJ’AL KHOIRO ‘UMRII AAKHIROHU WA KHOIRO ‘AMALII KHOWAATIIMAHU WA KHOIRO AYYAAMII YAUMA LIQOO-IK

“ Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya dan sebaik-baik amalku pada ujung akhirnya serta hariku pada saat aku menemui-Mu."

Posting Komentar

Blogger